Ketika Jokowi maju sebagai presiden setelah terpilih jadi Gubernur Jakarta. Banyak orang desa yang percaya bahwa Jokowi adalah Satrio Piningit. Bukan hanya orang desa orang kota yang berpendidikan tinggi pun juga ikut mendukung karena melihat ada harapan pada sosok pengusaha mebeler ini untuk bisa membenahi keadaan negara dan bangsa yang sedang “ambyar”. Demikian juga dengan Prabowo, juga diyakini oleh pendukung fanatiknya sebagai “harapan ummat Islam” atau bahkan ada artis yang menyebut sebagai “orang suci” dalam kampanyenya. Hanya karena momentum kesadaran gerakan reformasi yang menghendaki kepemimpinan sipil kembali. Maka secara cepat figur Jokowi menguat, apalagi lawan yang dihadapi Jokowi adalah tokoh militer yang terlibat dalam kasus pelanggaran HAM di era reformasi. Maka bercampurlah antara harapan orang kecil dan sebuah perlawanan mantan aktivis reformasi.
Saya tidak sedang menulis tentang kontestasi dalam pilpres yang telah jadi Sejarah tersebut. Tetapi saya ingin mengulas kenapa masyarakat bawah atau awam (para petani ataupun penganut agama), begitu mudah terbawa arus hipnotis kaum pengasong “ideologi ketertindasan”? Karena harus diakui tampilnya Jokowi dan Prabowo sebenarnya berada dalam kutub budaya politik yang sama. Mereka hanya berbeda bajunya saja. Toh akhirnya terbukti keduanya bisa berjalan bersama dalam satu regim pemerintahan.
Kultur politik bangsa kita tidak pernah beranjak dari mitos Satrio Piningit yang memang senagaj dirawat untuk tetap hidup, agar tidak muncul perlawanan kaum tertindas kepada raja terpilih. Karena itulah siapapun yang terpilih punya kecenderungan untuk melakukan kebijakan “represif” kepada lawan politiknya. Karena dalam memori politik bangsa ini, pemimpin adalah “raja” yang mutlak benar. Tentu ada ragam cara bagaimana “represi” itu dilakukan. Kadang dilakukan dengan terang-terangan, kadang dilakukan dengan sangat halus sehingga masyarakat awam tidak menyadarinya. Bahkan justru senang dan mendukung kebijakan yang sebenarnya merugikan diri mereka sendiri di masa yang akan datang. #SeriPaijo #Bersambung

No responses yet