Ayah kedua bagi kami :
Syekh Rusydi terkenal tidak hanya sebagai Syekh, tapi juga seorang Ayah, tidak hanya untuk thullab ajanib (ajam atau orang asing) tapi juga semua orang Suriah. Beliau tidak hanya mengajar tapi juga membantu kita, tidak hanya dalam masalah ukhrawi tapi juga masalah dunia. sudah tidak terhitung banyaknya orang-orang yang telah dibantu beliau dalam umur al-duniyawiyah. Beliau adalah pengusaha yang sangat dermawan kepada semua orang.
Beliau selalu menekankan bahwasanya pelajar agama harus memunyai pekerjaan. Beliau tidak mau pelajar agama itu minta-minta ke orang, sangat-sangat tidak mau, itu prinsip. Maka beliau suka ketika pelajar agama kaya. Pelajar harus afif salah satunya dengan bekerja. Agar tidak hidup dari agama, tidak menjual agama seperti yang terjadi sekarang ini. Kenapa harus memunyai pemasukan selain dari agama? Agar tidak terjadi fitnah. Jadi ketika seorang thalib mengajar, dia murtah, memiliki pekerjaan, agar ia terbiasa mandiri dan dapat menghidupi kehidupannya serta keluarganya.
Rujukan Fatwa dan Fara’id :
Kenapa beliau terkenal dan masyhur di Suriah? Karena beliau merupakan rujukan fatwa dan fara’id syafi’i (meskipun bukan mufti fiqih Syafi’i di Suriah). Beliau diakui para ulama, dapat memraktekkan fiqih yang ada dalam kitab ke dalam waqi’i, (mengaplikasikan dan disesuaikan pada kehidupan nyata) karena menerapkan fiqih di kehidupan nyata adalah hal yang sulit dilakukan dan diperlukan ilmu tersendiri.
Misalnya, ketika kita membaca Tuhfah Al-Muhtaj, permasalahan muamalah yang sering kita jumpai sehari-hari tentu tidak semuanya tertulis dalam kitab, ada permasalahan modern yang pasti tidak tercantum dalam kitab. Lalu bagaimana solusinya? Dengan mengqiyaskan atau menerapkan kaidah-kaidah yang ada dalam kitab kedalam dunia nyata. Keahlian dalam mengaplikasikan fiqh inilah yang membuat para Masayikh Damaskus mengakui kapasitas beliau sebagai seorang Fuqaha’.
Kenapa beliau bisa seperti itu? Karena beliau tidak hanya mengajar thallab al-ilmi, tapi juga pengusaha, dokter, pedagang, insinyur dan berbagai macam halaqah berbasis profesi yang beliau bina.
Beliau juga mempunyai pengajian untuk para khuttaba’ dan Imam. Tak ketinggalan, beliau juga terjun langsung untuk melihat keadaan masyarakat secara real. Dengan wasilah inilah beliau dapat melihat fiqih sesuai dengan kebutuhan penggunanya, dan menghukumi sesuatu sesuai dengan kondisi dan keadaan yang berlaku.
#SerambiSyam #Syam #Damaskus #MasyayikhSyam #Sejarah #NegriSyam

No responses yet