Ada orang yang mengeluh kepada seorang kyai karena rezeki yang selalu pas-pasan, tidak ada lebihnya; sementara makin bertambah tahun, kebutuhan dan harga semakin meningkat, “Bagaimana caranya agar rezeki saya meningkat dari sebelumnya, kyai?” tanya orang itu.

Lalu Pak Kyai malah balik bertanya ; “kamu sudah melembur belum kepada ALLAH? bukankah kamu juga jika bekerja di pabrik atau kantor, jka ingin punya tambahan penghasilan maka kamu harus bekerja lembur (extra time), sehingga kamu korbankan waktu liburmu untuk masuk kerja demi mendapat uang tambahan? 

Begitu juga hubungan kamu dengan ALLAH. Jika ingin mendapatkan rezeki yang meningkatkan dari biasanya, jangan cuma ibadah yang biasa saja yaitu cuma mengerjakan yang fardhu saja. Cobalah tingkatkan ibadahmu lebih dari biasanya bahkan kalau bisa yang luar biasa. Apabila selama ini ibadahmu cuma yang wajib saja, cobalah tingkatkan dengan menjalankan sholat rawatib (qobliyah dan ba’diyah)nya. Jika sudah terbiasa begitu, cobalah tingkatkan lagi dengan menjalankan sholat sunnah lainnya seperti sholat dhuha, sholat tahajjud atau sholat hajat. Jangan lupa pula memperbanyak berdzikir. Pasti seiring dengan peningkatan ibadahmu juga dzikirmu, maka rezekimu pun akan bertambah dengan sendirinya. Inilah yang dimaksud dengan “mlembur kepada ALLAH.” 

Syekh Muhammad Zaini, yang dikenal dengan Guru Sekumpul Martapura pernah bertutur : “Jangan banyak meminta sesuatu di dalam sholat 5 waktu. Jika ingin memint sesuatu kepada ALLAH, maka perbanyaklah sholat sunnah.”

Kiranya apa yang dipaparkan oleh Sang Kyai dan Guru Sekumpul tadi, selaras dengan statement Albert Einstein yaitu : “Jika ada orang yang ingin mendapatkan hasil berlipat ganda dengan cara yang sama, maka dia adalah orang sinting.” Jadi, siapa saja yang ingin memperoleh hasil lebih dari biasanya, maka tingkatkanlah usahanya, ibadahnya, dzikirnya, atau sedekahnya. Kalau caranya masih begitu-begitu juga, tidak ada peningkatan namun ingin hasil berlebih, itu namanya cara berpikir orang dungu.

Semoga bermanfaat.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *