‎“Dan Kami turunkan dari Al Quran (sesuatu) yang menjadi penawar ‎dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang ‎yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (Q.S. Al-‎Isra’ : 82)‎

Ketika menjelaskan makna “rahmat” pada ayat tersebut, Al-Sa’di dalam ‎Taisir al-Karim al-Rahman fi Tafsir al-Kalam al-Mannan menyatakan bahwa di ‎dalam al-Qur’an dijelaskan ada hal-hal yang menjadi sebab dan perantara ‎seseorang mendapatkan rahmat-Nya. Ketika seorang hamba mampu ‎melakukannya, maka ia akan mendapatkan kemenangan berupa rahmat serta ‎kebahagiaan abadi.‎

‎ Al-Qur’an adalah kitab penuh rahmat, kitab berlimpah kasih sayang. Di ‎dalam al-Qur’an Allah menunjukkan rahmat-Nya. Di dalam al-Qur’an pula Allah ‎menampakkan kasih sayang-Nya. Aturan-aturan yang Allah tetapkan di dalam ‎al-Qur’an demi kemaslahatan hamba-hamba-Nya. Petunjuk yang Allah berikan ‎melalui ayat-ayat-Nya adalah wujud kasih sayang-Nya kepada makhluk-Nya. ‎‎“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu”, demikian disebutkan dalam salah ‎satu ayat-Nya.‎

Seluruh ayat yang ada di dalam al-Qur’an adalah wujud serta bukti kasih ‎sayang Allah kepada makhluk-Nya. Janji Allah berupa pahala, kebaikan serta ‎surga (jannah) adalah wujud kasih sayang-Nya. Pun demikian dengan ‎ancaman dosa, keburukan serta neraka adalah bukti kasih sayang-Nya, ‎karena Allah tidak menghendaki hamba-Nya celaka dan sengsara di dunia dan ‎akhirat.‎

Janji Allah bahwa seluruh makhluk-Nya di bumi dan di langit, di laut, di ‎darat dan di udara dijamin rezekinya adalah bukti serta wujud kasih sayang-‎Nya. Semua ini termaktub di dalam al-Qur’an.‎

Sungguh, betapa sayangnya Allah kepada makhluk-Nya. Tak ada satu ‎pun makhluk-Nya di dunia ini yang tak disayanginya. Bunga-bunga yang ‎mekar indah di taman, tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan beragam ‎manfaat dan kebaikan, buah-buahan dengan aneka bentuk dan rasa, binatang ‎dengan beragam jenis dengan aneka keunikan, serta manusia sang Khalifah ‎yang dianugerahi kelebihan dan keistimewaan dibanding makhluk-makhluk ‎Allah lainnya, semuanya disayangi-Nya, dijaga dan dirawat oleh-Nya, dipenuhi ‎segala kebutuhan oleh-Nya. Semua ini tersurat jelas di dalam al-Qur’an.‎

Al-Qur’an adalah kitab kasih sayang. Di dalamnya diajarkan bagaimana ‎cara mencintai, mengasihi dan menyayangi sesama. Di dalamnya ditunjukkan ‎cinta, kasih dan sayang Sang Rahman kepada seluruh makhluk-Nya. Di ‎dalamnya terdapat akhlak Sang Khalik kepda makhluk-Nya. ‎

* Ruang Inspirasi, Selasa, 16 Februari 2021

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *