Syaikh Abu Nashr Abdullah ibnu Ali ibnu Yahya as-Sarraj at-Thusi atau Abu Nashr as-Sarraj rahimahullah (wafat 988 M) dalam kitab Al Luma’ fi Tarikh Al Tasawuf Al islami, disebutkan bahwa orang yang wirai itu senantiasa terhindar dari sesuatu yang melalaikan hatinya dari zikir kepada Allah. Tentunya hati orang yang wirai keadaaannya baik, tidak mati. Kerena ia menjaga dirinya dari sesuatu yang tidak bermanfaat dan selalu berzikir kepada-Nya.

Abu Abdullah Syamsuddin Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa’d al-Zar’i al-Dimashqi Al-Hambali, yg bergelar Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah (28 Januari 1292 M – 15 September 1350 M, Damaskus, Suriah) dalam Kitab Al-Wabilush Shayyib minal Kalimith Thayyib, berkata :

“Orang yg senantiasa berdzikir di jalan, di rumah, di lahan yg hijau, ketika safar, atau di berbagai tempat, itu akan membuatnya mendapatkan banyak saksi di hari kiamat. Karena tempat2 tadi, semisal gunung dan tanah, akan menjadi saksi baginya di hari kiamat”.

Ibqul Qayyim rahimahullah menyebutkan dalam kitab yg sama mengenai keutamaan sering berdzikir antaranya: dzikrullah bisa mengusir syetan, mendatangkan keridhaan Allah dan rahmat-Nya, menghilangkan kegundahan hati, mengisi hati dengan kegembiraan, kebahagiaan, dan kelapangan.

Dzikir akan membuat wajah dan hati bercahaya, menjauhkan

hati dari kelalaian dan akan menghapuskan kesalahan2. Faidah dzikrullah yg paling istimewa bahwa orang2 yg

berdzikir kepada Allah akan disebut namanya oleh Allah di kalangan makhluk2 mulia (Malaikat).

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku

ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 152)

Ibnul Qayyim rahimahullah juga menyatakan, bahwa seandainya keutamaan dzikir hanya ada dalam ayat ini saja, maka itu sudah cukup untuk menunjukkan keutamaan dan kemuliaannya.

Selain menyebut nama hamba2 yg berdzikir, Allah subhanahu wa ta’ala, juga menjanjikan ma’iyah (kebersamaan)-Nya bersama mereka.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam hadits Qudsi :

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، وَأَنَا مَعهُ إِذَا ذَكَرَني فَإن ذَكرَني في نَفْسهِ، ذَكَرْتُهُ في نَفسي، وإنْ ذَكَرَني في ملإٍ، ذكَرتُهُ في ملإٍ خَيْرٍ منْهُمْ

“Aku sesuai prasangkan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku benar2 bersamanya apabila ia berdzikir kepada-Ku. Jika dia menyebut namaku dalam dirinya, Aku sebut namanya dalam diriKu. Dan jika sebut namaKu (berdzikir kepada-Ku) dalam satu perkumpulan, Aku sebut namanya dalam perkumpulan makhlluk yang lebih baik dari mereka.” (HR. Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim)

Dalam redaksi lainnya

أنا مع عبدي ما ذكرني وتحركت بي شفتاه

“Aku bersama hamba-Ku selama ia berdzikir kepada-Ku dan kedua bibirnya bergerak menyebut nama-Ku.”

Kebersamaan Allah subhanahu wa ta’ala kepada para dzakirin, mencakup kebersamaan umum dan khusus. Allah subhanahu wa ta’ala melihatnya perbuatan hamba, mendengar perkataannya, mengetahui hal ihwalnya, dan meliput seluruh aktifitasnya. Maksud kebersamaan khusus adalah Allah subhanahu wa ta’ala akan menjaganya, menolongnya, meneguhkannya, menunjukinya, dan memberi taufiq kepadanya.

Pakar dan Dosen Ilmu Hadist Universitas Al Ahqaf Hadramauth Yaman, Habib Husein bin Umar Prof DR Al Habib Alwi bin Hamid bin Syibab dalam ceramahnya menyampaikan hanya orang2 yg selalu berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala yg akan mendapatkan nikmat ketentraman hati dan hidupnya selalu bahagia. Setelah hati menjadi tenang tentu pikiran cerah, pada saat itulah Ia mampu menangkap sinyal2 kebaikan Allah,  lalu Ia menjadi orang yg pandai bersyukur.  

Ini adalah dua kaidah penting dalam kehidupan manusia. Ketika seseorang dimampukan berdzikir, maka dia telah diberi ketenangan dalam hatinya. Jika Allah menghendaki seseorang untuk dikayakan, maka Ia di mampukan untuk bersyukur kepada-Nya.

Berdzikir Adalah Kehidupan Untuk Hati Manusia 

Wallahu a’lam

Al-Faqir Ahmad Zaini Alawi  Khodim JAMA’AH SARINYALA 

CHANNEL YOUTUBE SARINYALA

https://youtube.com/channel/UC5jCIZMsF9utJpRVjXRiFlg

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *