Oleh: Umam Hudaya*
Setiap manusia mempunyai banyak masalah dan konflik hidup yang berbeda. Dalam kehidupan ada kalanya merasa bahwa konflik yang dialami adalah yang paling pahit di dalam kehidupannya. Walaupun hal itu terkadang hanya sugesti dari orang tersebut. Permasalahan konflik status social dapat dilihat dalam novel Pernikahan Sang Miliarder karya Nev Nov cetakan tahun 2020 yang diterbitkan oleh Karos Publisher. Novel dengan tebal 457 halaman menceritakan mengenai Danzel dan Kimora yang mengalami cinta satu malam diluar kesadaran masing-masing. Perjalanan cerita yang penuh konflik percintaan dan intrik politik yang sewenang-wenang yang membelit kisah asmara sang miliarder dan pelayan buffet.
Konflik sosial adalah sumber diskusi yang tidak ada habisnya dalam kehidupan manusia. Konflik dapat datang baik dari dalam maupun dari luar lingkungan lingkungan hidup masyarakat. Konflik sudah ada sejak manusia ada. Oleh karena itu, tidak ada masyarakat atau individu yang tidak mengalami konflik dalam kehidupan sosial mereka. Ada terlalu banyak sumber konflik yang terjadi di antara orang-orang. Konflik sosial dalam masyarakat, termasuk salah satunya konflik status Sosial.
Konflik sosial tidak hanya terjadi di masyarakat, tetapi juga juga muncul dalam sastra. Karya sastra yang menampilkan mengenai status sosial adalah novel Pernikahan Sang Miliarder karya Nev Nov. Dalam novel Pernikahan Sang Miliarder status sosial adalah unsur dari klasifikasi status sosial bersandarkan Ascribed Status. Masalah yang diceritakan dalam novel Pernikahan Sang Miliarder karya Nev Nov adalah terkait dengan ketidaksetaraan status sosial, antara pemuda kaya raya dengan perempuan muda yang miskin dengan latar belakang kondisi di era modern. Novel Pernikahan Sang Miliarder karya Nev Nov membeberkan pemikirannya mengenai masalah sosial yang terjadi di masyarakat pada masa itu.
Persoalan yang dituangkan di dalam novel Pernikahan Sang Miliarder karya Nev Nov yaitu permasalahan terjadi diawali dari seorang miliarder yang mempunyai banyak lawan yang ingin menghancurkan dirinya, tiba-tiba terbangun disamping perempuan yang memiliki nama Kimora. Kimora adalah orang yang tidak dikenal oleh Danzel sang miliarder. Di luar kesadaran mereka Danzel Kairaz terlibat dalam hubungan satu malam dengan Kimora.
Dia masih tak habis pikir, saat terbangun dan mendapati sesosok tubuh wanita tergolek disampingnya. Tubuh mereka menempel erat satu sama lain. Dia bahkan tidak tahu tentang identitas wanita itu, selain ingatan samar tentang apa yang mereka lakukan tadi malam. Mereka bercinta, nyaris seperti dua makhluk kesurupan. Dia yang tak mampu menahan
hasrat pada wanita itu, seperti kehilangan akal untuk mengendalikan diri. Sekarang, dia menyadari ada yang salah dengan dirinya tadi malam (hlm. 6).
Imbas obat terlarang yang dimasukkan orang yang tidak dikenal dan tidak sadar mereka minum membuat Danzel Kairaz dan Kimora lupa diri. Danzel yang terkenal dengan julukan Sang Malaikat Maut lantaran keganasannya dalam dunia bisnis dan politik memperingatkan Kimora agar tidak menceritakan hubungan mereka. Tekanan-tekan yang terus dirasakan Kimora membuatnya hanya bisa berdiam diri tanpa sepatah kata. Batin yang terus terluka hanya bisa dipendam dalam hatinya, karena status social yang berbeda membuat sadar harus berkaca diri. Walapun sebenarnya Kimora sangat mengagumi Danzel.
Selama beberapa hari berikutnya, Danzel tidak mengatakan apapun perihal tes DNA. Hingga minggu berikutnya, Kimora dikejutkan dengan banyaknya perlengkapan bayi yang di datangkan ke rumah. “Ini maksudnya apa, Tuan?” Danzel tidak menjawab, menatap sekeliling ruang dan berpaling kearah Kimora yang keheranan. Berdeham sebentar sebelum bicara pelan, “Hasil tes sudah keluar, anakku perempuan” (hlm. 172-173).
Tak terduga sebelumnya, hubungan satu malam yang dilakukan tidak sengaja malah membuat Kimora mengandung. Sang miliarder yang mengetahui itu, dengan secara terpaksa membawa Kimora ke istananya untuk selanjutnya dilakukan tes DNA supaya dapat meyakinkan bahwa anak yang dikandung oleg Kimora adalah anaknya.
Hubungan yang sulit terus dilalui oleh Danzel dan Kimora. Status tingkat sosial yang levelnya terpampang sangat jauh dan banyaknya perempuan yang menginginkan Danzel membuat hal itu menjadi sebuah halangan. Di lain sisi adik angkat Danzele dan Grizelle sebagai anak seorang politikus terus berupaya untuk membuat Kimora menjauh dari Danzele. Jalinan cetita yang penuh dengan konflik dan permasalahan dengan dibumbui asmara, penghianatan, dan intrik-intrik politik yang kejam membelit kisah perjalanan cinta Danzele dan Kimora. Ini lah salah satu yang membuat cerita ini tidak seperti umumnya, dimana dalam memasukkan isi ceritanya menyesuaikan keadaan yang terjadi saat ini.
Nev Nov dalam mengembangkan cerita melalui tokoh Kimora dan Danzele terbilang mampu mewujudkan cerita dengan penuh peristiwa dan konflik batin. Permasalahan yang dialami tokoh Kimora. Tema yang diambil mengenai peristiwa yang ada di masyarakat seperti pernikahan dengan status sosial yang berbeda level. Penguasaan Nev Nov dalam mengembangkan tema yang diangkat ini sangatlah baik dan sangat mengundang emosional para pembaca. Penguasaan tema yang cukup apik menjadikan Nev Nov membuat sangat menarik dalam menghadirkan suasana kota ke dalam ceritanya. Hal ini tampak dengan latar social di kota yang kuat, tidak hanya sebuah pilihan kata tanpa makna yang biasa. Walaupun terkadang membuat kebingungan karena struktur kalimatnya yang sedikit berantakan, namun walapun demikian makna ceritanya dapat tersampaikan. Tetapi dibalik itu semua terdapat hal yang memiliki ciri ke khasnya sendiri dimana dalam menceritakan suatu peristiwa yang sederhana tapi memiliki kesan yang berbeda dari cerita- cerita lainnya. Hal ini yang mengindikasikan keunggulan tersendiri bagi Nev Nov.
*Penulis: Umam Hudaya, adalah mahasiswa dan penulis

No responses yet