Oleh: Pia Indarwati, Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Sosok Perempuan Yang Dirindukan
Semua yang ada dibumi adalah hadiah dari sang maha cipta. Dimana ada makhluk yang namanya manusia. Dengan jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Dengan peran dan porsinya masing-masing.
Salah satunya perempuan yang diciptakan untuk menjadi pasangan hidup. Perempuan diciptakan dengan proses yang sama dengan Adam, dimana Allah menciptakan Adam, dan Allah menciptakan pula pasangan untuk menentramkannya, yaitu perempuan. perempuan sering kali disebut ratu dengan gaya yang lemah lembut dan penuh kasih sayang karena perasaanya yang halus.
Perempuan memiliki dua sisi yang berlawanan satu sama lainnya, lemah dan tangguh. Selain dua sisi yang menentang ini, perempuan juga memiliki keparasan yang memikat lawan jenisnya, yaitu pria. Keelokan seorang perempuan bahkan mampu membuat pria diperbudak oleh nafsu. Namun, disisi lain keelokan perempuan juga mampu meluluhkan hati sang pria. Perempuan sendiri bagaikan ujian yang diberikan Allah kepada seluruh pria yang ada di dunia.
Sejalan dengan perkembangan zaman, perempuan terus berkembang dan berubah. “Perputaran zaman tidak akan pernah membuat wanita menyamai laki-laki. Wanita tetaplah wanita dengan segala kemampuan dan kebutuhannya. Yang harus berubah adalah wanita yang harus mendapatkan pendidikan dan perlakukan yang lebih baik. Wanita harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan memiliki ilmu pengetahuan”.
Jika berbicara mengenai perempuan dengan sudut feminisme, perempuan dikatakan bahwa dia adalah konstruksi sosial yang identitasnya ditetapkan dan dikonstruksi melalui penggambaran.
Pada berbagai indikator dan dimensi pembangunan manusia, khusunya perempuan Indonesia menunjukkan adanya tren meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan kualitas hidup perempuan Indonesia semakin baik.
Saat ini peranan wanita sangatlah besar dalam berbagai bidang. Baik dalam peran pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, bahkan peranan wanita telah kita rasakan diranah publik, seperti contohnya politik. Dan itu artinya, perempuan Indonesia dapat memajukan bangsa dan negara melalui SDM yang berkualitas.
Perempuan sudah memiliki kesempatan yang sama untuk berperan dalam hidup dan kehidupan, tidak ada lagi perbedaan gender, diskriminasi dan sikap pembedaan lainnya walaupun di sisi yang lain perempuan terus menjadi korban ketidakadilan dan perlakuan salah lainnya. Perempuan memiliki peluang serta hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki untuk berpartisipasi di berbagai sektor kehidupan untuk bersama-sama membangun negara ini.
Namun tidak semua keadaan di atas dipahami oleh masyarakat yang masih belum tahu atau menutup mata mengenai hak-hak kaum perempuan. Masih saja banyak ditemui dalam masyarakat stigma bahwa perempuan hanya dianggap sebagai pelengkap saja dalam keluarga dan masyarakat, tidak mempunyai peran berarti dan dianggap sebagai kaum yang lemah. Kekerasan, perlakuan tidak menyenangkan, eksploitasi dan pelecehan seksual, menjadi objek perdagangan manusia, diskriminasi dan tindakan salah lainnya kerap menimpa perempuan di negara ini.
Perempuan adalah tiang negara, dan itu tidak bisa dipungkiri. Medan sudah saatnya berbenah, jangan sampai lagi mendapatkan predikat yang tidak menyenangkan itu. Medan harus menjadi kota yang ramah dan aman terhadap masyarakatnya. Berdasarkan hal tersebut, maka sangat besar harapan kaum perempuan terhadap pemerintah kota Medan beserta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat, untuk mewujudkan kota Medan yang ramah dan aman terhadap perempuan. Kesempatan yang sama dengan kaum pria, untuk berpartisipasi dalam segala bidang, dengan tetap tidak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan.
Sudah begitu banyak penghargaan yang diterima kota tercinta ini. Kalau tahun lalu Medan sudah memperoleh predikat Kota Layak Anak, maka tahun ini Medan juga harus mendapatkan predikat Kota Ramah Perempuan. Jangan sia-siakan harapan dan kepercayaan yang diamanahkan masyarakat kepada pemerintah, dan jangan sampai ada lagi survei yang menempatkan Medan sebagai kota yang tidak aman di sektor apapun itu. Bersama kita bangun kota Medan tercinta.
Biodata singkat
Nama: Pia Indarwati
TTL: Tangerang, 23 Mei 2001
Email: indarwatipia1616@gmail.com

No responses yet