Categories:

Oleh: Alya Nesha Devita,Mahasiswi Psikologi,Program Studi Psikologi,Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka

Abstract

Ketenangan jiwa merupakan keadaan psikologis yng diidamkan oleh banyak individu dalam psikologi islam,konsep ini sangat terkait dengan keseimbangan antara rohani dan jasmani,serta hubungan yang mendalam dengan sang pencipita.jurnal ni betujuan untuk mengeksporasi faktor –faktor yang dapat memberikan ketenagan jiwa menurut perspktif psikologi islam.

Kata kunci:Keseimbangan rohani & jasmani, faktor-faktor yang memberikan ketenangn jiwa

Ketenangan Jiwa

Dalam kehidupan diera modern ini banyak sekali permasalahan yang terjadi, yang mengakibatkan kekhawatiran dan ketidakseimbangan hidup.Banyaknya tekanan yang terjadi seperti,masalah ekonomi,tuntutan pekerjaan yang tinggi,sehingga  aspek sosial yang rumit menyebabkan psikologis manusia terganggu.Jika kondisi psikologis sering tidak stabil dapat memicu  munculnya berbagai penyakit fisik dan mental.Terkadang jika mereka sudah menyerah akan segala hal mereka lebih memilih untuk  mengakhiri kehidunnya.Menurut WHO setiap tahunnya ada 703.000 atau lebih bnyak kasus bunuh diri.Tragedi bunuh diri ini menyebabkan trauma dalam jangka panjang bagi orang- orang yang ditinggalkan.Bunuh diri terjadi sepanjang masa hidup dan merupakan penyebab kematian keempat terbesar pada rentan usia 15-29, tahun 2019.

Untuk menguranginya mereka harus membentengi diri dengan  ketenangan jiwa. Dalam psikologi islam, ketenangan jiwa merupakan konsep keseimbangan jasmani & rohani,serta hubungan yang mendalam dengan sang pencipta.Sedangkan psikologis barat yang berkembang, tidak terlalu banyak membahas dimensi spiritualitas  tetapi lebih mengutamakan dimensi material.Hal ini berdampak terhadap distorsi pemahaman tentang kesehatan mental dan solusinya.

Persepektif psikologi islam tentang kesehatan mental  berasal dari filosofi tauhid bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits.Hal ini menekankan bahwa kebahagiaan bisa diraih lewat penyerahan diri kepada sang pencipta.Dengan menjadikan allah sebagai tujuan tertinggi,jiwa manusia akan menemukan kedamaian.Seperti dijelaskan dalam surat Ar-Rad 28 :

Surat Ar-Ra`d [13:28] - The Noble Qur'an - القرآن الكريم

   Artinya ;”(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Solusi psikologi islam dalam mengatasi kegelisahan hidup dengan membentuk dimensi ruhani,akal,dan psikologis secara simultan.Hal ini akan membuat kita mendekatkan diri kepada allah,melatih daya pikir kritis untuk analisis solusi,dan mengarahkan sisi psikologis agar tidak larut dalam kecemasan berlebihan.

         Cara agar hati kita selalu dalam ketenangan,dalam persepektif  psikologi islam :

  1. Untuk mencapai ketenangan jiwa umat islam diajarkan  untuk bersikap optimis dan husnudzan ,yaitu selalu berbaik sangka kepada allah swt.Orang yang berhusnudzan selalu percaya bahwa allah akan memberikan yang terbaik buat dirinya dan juga membantunya untuk lebih tabah menghadapi beratnya cobaan hidup.
  • Memiki kesadaran diri( Mushabah) untuk membantu memahami diri sendiri agar kita dapat mengelola emosi dan mengambil tindakan yang  membawa kedamaian batin.
  • Sabar dan ridha dalam menghadapi tantangan dan kesulitan,karena itu akan membuat kita tetap tenang dalam menghadapi ujian hidup juga memberikan ketenangan dalam menerima segala yang telah terjadi.
  • Menjadi seorang yang pemaaf untuk membersihkan hati dan mencapai ketenangan jiwa.memberi maaf tidak hanya kepada orang lain,tetapi juga kepada diri sendiri,dapat menghilangkan beban emsional dan membawa kedamaian batin.
  • Tawkal yaitu menyerahkan segala urusan kepada allah untuk menghilangkan kecemasan dan kekhawtiran yang dapat mengganggu ketenangan pikiran.
  • Islam juga menekankan pentingnya ketaatan kepada allah dengan melaksanakan salat,berzikir,membaca al qur’an,berdoa,sedekah,puasa,hingga menjalin keharmonisan hubungan antar sesama.semua ini dilakukan untuk meredam kegelishan dan mencapai ketenangan dalam menghadapi cobaan hidup.

Dengan demikian ,psikologi islam menwarkan pendekatan yang menyeluruh dalam menyelami ketenangan jiwa.jika hambanya selalu mendekatkan diri kepdaa allah,maka akan memperoleh kesuksesan, kebahagiaan,kedamaian dunia dan akhirat. Pada akhirnyya ketenangan abadi hanya akan didapatkan jika tunduk  kepada sang pencipta.   

Demikian artikel memahami ketenangan psikologi islam dalam keseimbanngan hidup.Semoga apa yang ditulis ini bisa memberikan inspirasi dalam meraih kebahagiaan dunia akhirat.

References

WHO. (2023, August 28). WHO . Retrieved from SUCIEDE: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/suicide

Abdul Wahid, J. A. (2022). Dialektika konsep dasar Psikologi Islam dan Barat. Journal of Islamic Education and Innovation (JIEI), 2.

Mohammad Shodiq Ahmad, A. F. (2021). STIMULASI AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN IMUNITAS. Jurnal STIU Darul Hikmah, 163.

Sarihat. (2021). Rahasia Ketenangan Jiwa dalam Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 38 – 41.

Citrawarga, F. S. (2021, JUNI 8). Jalani ikhtiar,tawakal,ikhlas ,dan sabar untuk gapai ketenangan . Retrieved from VISI.NEWS: https://visi.news/tausiah-jalani-ikhtiar-tawakal-ikhlas-dan-sabar-untuk-gapai-ketenangan/

 

 

 

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *