Oleh: Desi Wulandhari, Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka
Merasa geliasah dan khawatir lalu ingin tau bagaimana cara mendapatkan pahala dan mengurangi kecemasan secara bersamaan? Yuk baca penjelasannya dibawah
Dalam islam, kesehatan mental tidak hanya diartikan sebagai gangguan jiwa tetapi juga mencakup keseimbangan antara aspek spiritual, emosional dan sosial. Islam memandang manusia sebagai makhluk yang kompleks, dengan kebutuhan spiritual yang mendalam. Oleh karena itu kesehatan mental dalam islam tidak hanya fokus pada penyembuhan penyakit mental, tetapi juga pada upaya mencapai kebahagian sejati dengan ketenangan hati.
Kecemasan merupakan salah satu yang mempengaruhi kesehatan mental. Kecemasan adalah perasaan tidak nyaman, gelisah atau khawatir yang berlebihan terhadap suatu hal, situasi dan kejadian. Banyak orang yang mengaitkan kecemasan atau rasa khawatir yang berlebihan dengan lemahnya iman dan kurang beserah diri kepada Allah SWT. Umumnya orang yang mengalami kecemasan memiliki gejala fisik seperti jantung berdebar, keringat dingin atau sulit bernapas.
Allah SWT berfirman dalam quran surah Al-Isra ayat 82 yang Artinya: “Dan Kami turunkan dari Al-Quran (Sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Quran merupakan penawar penyakit dan merupakan rahmat bagi orang-orang yang mempercayainya.
Murottal Al-Quran merupakan salah satu terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan. Murottal Al-Quran adalah rekaman suara lantunan ayat-ayat suci Al-Quran yang dibaca oleh seseorang qari (pembaca Al-Quran) dengan tartil dan tajwid yang baik. Ayat-ayat Al-Quran mengandung pesan-pesan yang menenangkan jiwa, siapapun yang mendengarkan dapat merasa kedamaian dan mengurangi perasaan khawatir.
Dari segi kesehatan, lantunan Al-Quran juga memiliki manfaat seperti menurunkan hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin, meningkatkan rileks, mengalihkan rasa takut, cemas dan tegang, memperbaiki sistem kimia tubuh, sehingga menurunkan tekanan darah serta memperlambat pernafasan, denyut nadi, dan aktivitas gelombang otak (Heru, 2008).
Menurut Yunie (2009) dalam penelitiannya yang berjudul “Murottal and Clasical Music Therapy Reducing Pra Cardiac Chateterization Anxiety” juga menyimpulkan bahwa terapi murottal Al-Quran lebih efektif dalam mengurangi kecemasan pada pasien pre kateterisasi jantung dibanding terapi music klasik. Terapi murottal Al-Quran menciptakan suasana yang tenang dan nyaman sehingga tubuh menjadi rileks, sirkulasi darah lancar, tekanan darah dan tanda tanda vital lainnya akan berkurang dan dapat mengurangi kecemasan pada pasien pra kateterisasi jantung.
Kalimat diatas juga diperkuat dengan penelitian Khan ditahun 2003 mengenai manfaat murottal, bahwa murottal juga membawa pengaruh positif bagi pendengarnya dengan frekuensi 50 Db. Fakta ini juga diperkuat dengan penelitian panjang Dr. Al-Qadhi di klinik Florida Amerika Serikat mengenai efek murottal. Dr Al-Qadhi berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran, seseorang dapat merasakan perubahan Fisiologis yang sangat besar. Hasil penelitian menunjukan 97% berpengaruh besar dalam menibulkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Tips yang dapat digunakan untuk kalian yang ingin mencoba terapi berbasis murottal al-Quran
1. Niatkan mendengarkan murottal sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT
Ketika kita berniat mendengarkan murottal (rekaman bacaan Al-Qur’an) sebagai bentuk ibadah, artinya kita memiliki kesadaran penuh bahwa tindakan tersebut adalah sebuah bentuk penghormatan dan ketaatan kepada Allah SWT. Kita tidak hanya sekadar mendengarkan suara merdu atau mencari hiburan, tetapi kita melakukannya dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pahala.
2. Konsentrasi dan dengarkan dengan seksama lantunan ayat ayat al-Quran.
Konsentrasi dan mendengarkan dengan seksama lantunan ayat-ayat Al-Qur’an ketika terapi murottal adalah kunci untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari kegiatan tersebut. Dengan melakukan hal ini, kita akan merasakan kedamaian jiwa, peningkatan iman, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang Al-Qur’an.
3. Bayangkan diri anda berada di tempat yang damai dan tenang saat mendengarkan murottal
Dengan membayangkan tempat yang damai, kita secara tidak langsung memberikan sugesti kepada diri sendiri untuk merasa tenang dan rileks.
4. Anda bisa menggunakan ayat atau surah yang anda sukai untuk didengarkan berkali-kali
Memilih ayat atau surah favorit untuk terapi membuat kita merasa nyaman dan tenang saat mendengarkannnya sehingga dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari terapi murottal.
5. Usahakan untuk mendengarkan murottal secara teratur.
Mendengarkan Murottal secara teratur selama terapi dapat memberikan banyak manfaat bagi proses penyembuhan. Dengan suara merdu dan pesan-pesan inspiratifnya, Murottal dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk membantu seseorang mengatasi berbagai masalah yang dihadapi.
referensi :
Idham, A. F. (2016). EFEKTIVITAS MENDENGARKAN MUROTTAL AL-QURAN DALAM MENURUNKAN KECEMASAN AKADEMIK PADA MAHASISWA [UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR]. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2329%0A
https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/626/manfaat-terapi-murottal-bagi-kesehatan ,diakses tanggal 22 Desember 2024

No responses yet