Categories:

Penulis: Risma Nur Hidayah & Salsabilla Oktavia

Mahasiswi S1 Psikologi UHAMKA 2023

Di era digital yang serba viral ini, menutup aib rumah tangga menjadi tindakan yang sangat penting untuk hubungan pribadi. Dalam Islam, menjaga aib keluarga adalah perintah agama yang memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an dan hadis. Ini juga merupakan etika sosial. Menjaga kehormatan pasangan dan keluarga dalam situasi seperti ini sama dengan menjaga kehormatan diri sendiri. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Rasulullah SAW bahwa menutup aib orang lain akan mendapat balasan dari Allah di akhir zaman.

Menutup aib menunjukkan rasa saling menghormati dan menjaga hubungan baik dalam muamalah. Dalam Al-Qur’an dalam surat Al-Hujurat ayat 12, Allah melarang hamba-Nya untuk mencari kesalahan orang lain karena hal itu dapat merusak keharmonisan masyarakat. Ketika terjadi konflik dalam rumah tangga, sebaiknya diselesaikan secara internal tanpa melibatkan orang lain, terutama melalui media sosial, yang dapat memperkeruh situasi. Banyak hadis yang menekankan betapa pentingnya menutup aib. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, “Barang siapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat” (HR Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa menutup aib bukan hanya akan membantu orang lain, tetapi juga akan melindungi kita sendiri dari Allah SWT.

Contoh nyata dari fenomena ini adalah artis atau publik figur yang sering mengumbar masalah keluarga mereka di media sosial. Mereka tidak hanya mengalami kerugian secara pribadi karena tindakan ini, tetapi juga dapat berdampak buruk pada reputasi keluarga mereka di masyarakat. Misalnya, dalam kasus perceraian, salah satu pihak sering membongkar aib pasangannya untuk mendapatkan simpati masyarakat. Hal ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam, yang menganjurkan untuk menjaga kehormatan dan privasi pasangan.

Aib dapat menyebabkan keretakan yang lebih dalam dalam hubungan dan bahkan perceraian. Banyak kali, pasangan yang saling membuka aib satu sama lain tidak hanya kehilangan rasa percaya satu sama lain, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak menyenangkan bagi anak-anak mereka. Sebuah hadis mengatakan bahwa seseorang yang mengungkapkan aib pasangannya akan mendapatkan azab di hari kiamat serupa dengan digigit ular. Ini menunjukkan betapa buruknya konsekuensi dari tindakan tersebut.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi semua orang untuk menjaga aib rumah tangga mereka. Dengan menutupi aib pasangan dan keluarga, kita tidak hanya menjaga martabat kita sendiri tetapi juga menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis. Suami dan istri harus saling mendukung dan berkomunikasi dengan baik saat menghadapi masalah, tanpa melibatkan orang lain atau media sosial untuk menyelesaikan konflik. Akibatnya, kita dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah sesuai dengan ajaran Islam.

Memperkuat iman dan taqwa kepada Allah SWT sangat penting untuk mencegah perselingkuhan dalam rumah tangga menurut ajaran Islam. Ketaatan kepada-Nya akan membantu pasangan memahami akibat dari tindakan mereka dan menghindari perbuatan yang dilarang. Selain itu, kesalahpahaman yang dapat menyebabkan perselingkuhan dapat dihindari dengan menjaga komunikasi yang sehat dan terbuka tentang kebutuhan, harapan, dan perasaan masing-masing. Pasangan juga harus menghindari situasi yang berpotensi berbahaya, seperti berkhalwat dengan orang yang bukan mahram atau bergaul dengan teman-teman yang tidak setuju dengan prinsip pernikahan.

Sumber Bacaan:

1. https://roesminnurjadin.tni-au.mil.id/2021/12/10/jaga-aib-keluarga-allah-akan-jaga-aib-dunia-dan-akhirat/

2. https://www.detik.com/hikmah/doa-dan-hadits/d-6702317/keutamaan-menutup-aib-orang-lain-dan-larangan-menyebarkannya

3. https://cariustadz.id/artikel/detail/hadis-nabi-saw-tentang-perintah-menutupi-aib

4. https://nu.or.id/khutbah/khutbah-jumat-keutamaan-menutupi-aib-orang-lain-aXJKx

5. http://digilib.uinkhas.ac.id/33582/1/KHOIRUL%20ANAM_U20192051.pdf

6. https://www.rumahzakat.org/menutup-aib-orang-lain/

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *