Tadarrus Inspiratif dari ayat 71-72-73 surat annisa’.
بسم الله الرحمن الرحيم
ياأيها الذين آمنوا خذوا حذركم فانفروا ثبات أو انفروا جميعا (٧١) وإن منكم لمن ليبطئن فإن أصابتكم مصيبة قال قد أنعم على إذ لم أكن معهم شهيدا (٧٢)
ولئن أصابكم فضل من الله ليقولن كأن لم تكن بينكم وبينه مودة ياليتنى كنت معهم فأفوز فوزا عظيما (٧٣)
Duhai orang yang beriman! Bersiapsiagalah kalian dan majulah ke medan perjuangan secara berkelompok atau berjuanglah secara kolektif.
Sesungguhnya di antara kalian pasti ada yang enggan tak mau ikut berjuang. Lalu jika kalian diterpa mushibah seraya dia berucap” Sungguh Allah telah memberikan nikmat kepadaku karena aku tidak ikut berjuang bersama mereka.
Dan sesungguhnya, jika kalian mendapatkan karunia kesuksesan dan kemenangan dari Allah swt tentulah mereka berucap seakan-akan belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kalian dengan dia, tentu daku akan memperoleh kemenangan yang agung pula.
Ayat ini mengajarkan kita enam hal menuju keberuntungan utama:
Pertama: al-Hizru : kesiap siagaan
Untuk menggapai keberhasilan dan keberuntungan harus diawali dengan sikap yang sigap dalam merencanakan agenda kemenangan.
Kemenangan tak akan tercapai jika tidak diawali dengan semangat optimisme yang dalam bahasa Al-Quran disebut dengan Huzuu hizrakum. Al-Hizru.
Kedua: Al-Infiraru: Maju ke medan juang.
Maju di medan perjuangan adalah strategi yang paling kuat untuk menuju raihan fauzan azhiman itu karena 90 % ayat al-Quran banyak berbicara tentang hikmah azhiimah kemuliaan yang tinggi dari sebuah perjuangan, baik perjuangan secara komunitas dan perjuangan secara kolektif.
Perjuangan yang di maksud dalam konteks ayat ini sangatlah luas bukan saja terkait jihad fi sabililllah (Al-Qitâl- atau al-Jihád) namun perjuangan itu mencakup perjuangan:
Jihad Jamaiyyah: جهاد جماعيةPerjuangan sosial kemasyarakatan dalam skala makro baik itu perjuangan pendidikan, sosial, ekonomi dan budaya.
Jihad Jâmiiyyah : جهاد جامعية jihad organisatoris jihad kelompok organisasi yang bergerak dalam dengan sistematis dan terencana dalam manajemen organisasi yang adaptif dan akomodatif.
Jihad Jamiyyah: جهاد جمعية Jihad kolektif
Perjuangan yang memerlukan kebersamaan dalam draf langkah menuju tujuan esensi.
Ketiga: nikmatul Mushiibah نعمة المصيبة
Setiap perjuangan pasti ada suka duka. Dalam perjuangan banyak rintangan dan cobaan. Di balik cobaan dan rintangan itulah kenikmatan tersendiri meski itu terasa pahit dan getir.
Di balik semua musibah di situ ada nikmat dan hikmah Allah yang tak terdeteksi oleh logika akal sehat manusia.
Keempat: Fadhlul Mushiibah (فضل المصيبة)
Musibah yang Allah limpahkan kepada manusia akan membentuk karakter kemuliaan bagi siapa saja yang tahan uji terhadap segala dinamika perjuangan. Di sinilah justru perjuangan itu melahirkan kemuliaan yang utama bagi setiap insan pejuang.
Kelima: Almawaddah (المودة)
Resep terakhir untuk mencapai tangga fauzan azhiman itu adalah rasa cinta kepada perjuangan ilahiiyyah, perjuangan yang dilandasi rasa cinta akan terasa ringan meski rintangan itu seberat apapun.
Itulah Lima kunci pembuka menuju keberuntungan utama dari Allah swt.
Semoga kita termasuk dalam golongan yang meraih fauzan azhiiman itu.Amin

No responses yet