Categories:

Erna Nafitasari (Piaud Ipamafa)


Allah SWT berkehendak menciptakan manusia dari segumpal tanah, manusia juga di ciptakan berbangsa bangsa serta bersuku-suku. Seperti halnya Indonesia, negeri yang begitu beragam terdiri dari suku, ras, bahasa, agama, dan lain sebagainya. Namun Indonesia tetap satu tujuan, keragaman di Indonesia merupakan kekayaan juga keindahan bangsa Indonesia. Karena dasar Negara ini lah yang dapat mempersatukan keberagaman.
Indonesia memiliki 5 agama yang resmi diantaranya islam, hindu, budha, katholik, dan konghucu. Namun perbedaan agama ini tidak menjadikan perdebatan,karena kita harus bisa menerima perbedaan tersebut dengan cara moderasi beragama dengan cara menciptakan toleransi beragama. Karena dengan karakter itulah yang menjaga bangsa ini menjadi terpecah belah sehingga manusia dapat memberikan nuansa kehidupan bernegara, berbangsa yang penuh dengan kerukunan.
Keberagaman disini dapat memeluk agama, juga mengamalkan ajaran yang di anutnya. Pemerintah juga harus mendorong keberagaman yang menjadi penguat bagi persatuan dan kesatuan nasional untuk menjadi Indonesia yang lebih baik. Kita juga dapat mengambil hikmahnya, adanya hal seperti ini dapat bermanfaat untuk kita semua karena perpecahan suatu bangsa atau Negara kini menjadi sebuah inspirasi dan toleransi beragama yang saling membantu, menghormati, menyayangi, dan menghargai tanpa melihat latar belakang antara penganut agama lain.
Indonesia harus menjadi contoh terbaik dalam praktek moderasi beragama, karena dengan bukti lahirnya pancasila sebagai ideology Negara melalui proses yang begitu panjang, karena proses mencari kesepakatan bersama bukan lah hal yang mudah bagi para pendiri bangsa, dengan cara menempuh jalan tengah untuk menyelesaikan kebuntuan dalam suatu Negara.
Adanya pancasila yang memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, perbedaan disini bukan lah suatu penghalang bersatunya individu di Indonesia, melainkan perbedaan lah yang memepersatukan kita. Memang kita semua ini berbeda di dalam menganut agama, bukan berarti kita menganggap mereka itu aneh atausalah. Malah seharusnya kita menganggap mereka adalah suatu keindahan dimana perbedaan itu dapat menghasilkan suatu ketenangan dan kebahagiaan.
Moderasi beragama sangatlah penting untuk mencegah radikal, sebab islam yang moderat sangatlah cocok bagi Indonesia. Indonesia bisa dikatakan Negara pancasila yang memiliki banyak agama, karena itu islam bukan lah agama di Tanah air.
Moderasi juga dapat diartikan seperti jalan tengah. Contohnya seperti ketika kita berada di dalam suatu acara presentasi yang disana terdapat moderator, narasumber, atau yang berpihak untuk menengahi acara diskusi, namun disitu ia tidak boleh berpihak kepada siapapun dan pendapat manapun. Moderator pun harus selalu bersikap adil kepada semua anggota yang terlibat dalam diskusi. Moderasi sendiri harus memahami serta mengamalkan ajaran agama secara baik dan adil.
Moderasi beragama dalam islam merupakan proses meyakini, memahami, serta mengamalkan agama secara adil dan juga seimbang. Sehingga dapat menghasilkan cara pandang yang baik, sikap, perilaku. Ada dua hal yang harus kita ketahui yaitu jasmani dan rohani, antara idealitas dan kenyataan, hak dan kewajiban, serta keseimbangan antara masa lalu dan masa depan yang lebih baik.
Karena menjadi moderat bukanlah berarti kita menjadi lemah dalam beragama. Bukan berarti cenderung terbuka dan mengarah pada kebebasan. Jika seseorang menganggap bahwa bersikap moderat tidak memiliki keseriusan dan tidak sungguh-sungguh dalam mengamalkan ajaran agamanya.
Tetapi kerukunan dapat dilakukan dengan cara merekatkan antar umat beragama melalui pendekatan politik, guna untuk mengontrol relasi umat yang beragama dengan alat kekuasaan. Seharusnya kita semua membangun kerukunan yang di dasarkan dengan kesadaran kultural. Sehingga setiap agama mengajarkan pada nilai-nilai toleransi, serta keinginan yang sama guna untuk hidup dalam perdamaian.
Moderasi beragama menjadi karakteristik untuk umat beragama yang cocok untuk masyarakat majemuk, telah lama di praktekan dan akan tetap di perlukan sampai sekarang ini. Cara memperlakukan moderasi beragama ini tidak cukup bila hanya di promosikan. Namun perlu desakan aksi bersama pemerintah maupun kelompok supaya kekerasan dan kebencian terhadap agama dan suku yang berbeda semoga bisa di hilangkan.
Dapat kita buktikan, ketika suatu agama sedang melakukan ibadah tidak ada gangguan yang dilakukan oleh agama lain, malah justru kebalikannya mereka biasanya lebih mendukung supaya agama lain yang sedang melakukan ibadah mereka dapat melakukan dengan tenang dan juga tentram.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *