Salah satu kisah yang masyhur dari Habib Ja’far Shodiq bin Muhammad bin Hamid Al Kaaf adalah sering memberikan solusi bagi semua permasalahan keumatan dan kebangsaan.

Ada kisah yang sangat unik ketika seorang teman saya minta diantar ke Bandara A Yani. Sambil menjemput di hotel, kemudian jalan mampir membeli rokok dan lain-lain. Tak kuduga, ia bilang: “Za… pesawatku tinggal 1 jam lagi” katanya.

Sontak saya tergopoh-gopoh dan dalam feeling saya tidak akan sampai bandara dan bakal ketinggalan pesawat. Bergegaslah saya tancap gas, sambil mengamalkan hadlrah Fatihah.

Satu pesan yang pernah saya terima dari guru saya adalah ketika ada hajat tergesa-gesa dan diijabah oleh Allah adalah berkirim Fatihah untuk waliyullah dan guru mulia.

Pikiran saya tertuju pada Maulana Al Habib Ja’far Al Kaaf. Di sisi lain, pengalaman bulan Ramadan 2019 juga saya rasakan sendiri, ketika saya dapat doa dari beliau diberikan perjalanaan lancar, cepat dan tepat waktu saat perjalanaan.

Bismillah… Ila hadlratin Nabiyyil Musthofa Muhammad wa ila hadlarati murabbi ruhina Maulana Al Habib Ja’far Al Kaaf. Semoga diberikan perjalanaan lancar, selamat dan tepat waktu sampai Bandara A Yani, Alfatihah.

Berturut-turut Fatihah saya baca dan mobil melaju cepat. Ketika bertemu dengan traffic light selalu dalam keadaan lampu hijau. Dan tepat di Bandara A Yani, tidak dalam kondisi terlambat.

Ridla dan doa wasilah yang kita kirimkan pada kekasih Allah akan selalu dikabulkan Allah dengan keikhlasan, keyakinan dan kemantapan kita ikut dawuh-dawuh para kekasih Allah.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *