Nama Habib Ja’far Al Kaaf asal Kudus Jawa Tengah sudah begitu sangat populer di kalangan masyarakat. Para petinggi negara dan santri cukup dekat dengan beliau.
Saya sebagai orang Kudus, sudah mengetahui beliau sejak saya masih kecil. Habib Ja’far sering ke rumah Simbah saya Tolchah bin Machin untuk menawarkan minyak wangi dan sering beliau berdoa untuk keluarga saya di Krandon Kudus.
Beberapa Paman saya malah akrab dengan Habib Ja’far dan hafal nama satu persatu. Banyak kisah keajaiban yang sering terjadi ketika Habib Ja’far hadir.
Bertemu dengan Habib Ja’far bagi saya adalah sesuatu yang sangat saya impikan. Alhamdulillah, beberapa kali saya diajak sowan beliau ke Tanah Mas Semarang untuk meminta doa restu dan nasehat.
Beberapa waktu yang lalu, ketika saya sedang mempersiapkan ujian Disertasi yang ada syarat Test TOEFL, saya sudah angkat tangan. Karena test bahasa Inggris selalu gagal. Tengah malam saya diajak sowan ke Habib Ja’far oleh Sahabat Tino dan alhamdulilah tepat adzan subuh saya berjumpa.
Saya dikenalkan ke beliau dan menyampaikan hajat kalau Rikza mau ujian. Kemudian air yang sudah saya bawa didoakan dan menyampaikan ke saya: “Lulus insya Allah lulus”.
Beberapa hari kemudian saya dapat jadwal ujian. Dan tak lupa air doa Habib Ja’far saya bawa. Ternyata ketika di ruang ujian saya sangat ngantuk dan hampir tidur. Padahal soal listening tidak bisa diulang. Akhirnya saya tahan kantuk itu dengan baca Fatihah untuk Habib Ja’far hingga semua soal selesai.
Beberapa hari kemudian diumumkan hasil test TOEFL dan nama saya tertulis lulus. Saya lega, paling tidak bisa bernafas lega syarat ujian Disertasi sudah terpenuhi.
Kisah ini kemudian saya sampaikan ke Habib Umar Muthohar secara detail. Habib Umar tersenyum sambil berkata lembut: “Khair ya Rikza, itulah ajibnya Habib Ja’far”. Dan Habib Umar melanjutkan kisah-kisah lain yang ajib tentang Habib Ja’far.

No responses yet