Seperti kita ketahui, bahwa ada seorang Nabi yang anaknya, cucu dan cicitnya juga merupakan Nabi dan Rosul. Yaitu Nabi Ibrohim, Ishaq putranya, Ya’qub cucunya dan Yusuf cicitnya.
Empat generasi menjadi Nabi dan Rosul, diistilahkan oleh Mbah Maimoen Zubair dengan sebutan Al-Karim Ibnul Karim Ibnul Karim Ibnul Karim.
Disebutkan dalam kitabnya Alfiyah Imam Suyuthi, bahwa ada dua sahabat Nabi yang ke-empat generasinya semua adalah sahabat.
وأربع توالدوا صحابة * حارثة المولى أبو قحافة
Yaitu Haritsah dan Abu Quhafah.
Haritsah mempunyai putra bernama Zaid, cucu bernama Usamah bin Zaid, dan cicit bernama Muhammad bin Usamah bin Zaid bin Haritsah.
Ke-empat generasi itu semuanya merupakan sahabat Nabi.
Abu Quhafah, Abu Bakr Ash-Shiddiq bin Abu Quhafah, Asma’ binti Abu Bakr dan Abdulloh bin Zubair. Zubair adalah suami dari Asma’.
(Hasyiyah Al-Hudlori Juz 1).
Yaitu Abu Bakr, ayah, putri, cucu dan menantu beliau semuanya adalah sahabat.
Dari jalur lain, Abu Bakr memiliki putra bernama Abdurrohman dan cucu bernama Abu Atiq bin Abdurrohman.
(Tahdzibul Kamal)
Yaitu Abu Bakr, ayah, putra dan cucu beliau semuanya adalah sahabat.
Selain kedua sahabat itu, disebutkan pula ada sahabat bernama Naufal, memiliki putra bernama Al-Harits, cucu bernama Abdulloh dan cicit bernama Robi’ah. Keempatnya juga sahabat Nabi.
Naufal bin Al-Harits bin Abdul Muttolib, anak dari paman Nabi, beliau termasuk sahabat yang berbai’at di bawah pohon yang disebutkan dalam surat Al-Fath ayat 18:
لقد رضي الله عن المؤمنين إذ يبايعونك تحت الشجرة فعلم ما في قلوبهم فأنزل السكينة عليهم وأثابهم فتحا قريبا
Al-Harits bin Naufal bin Al-Harits, beliau memiliki riwayat hadits dari Nabi.
Abdulloh bin Al-Harits bin Naufal bin Al-Harits.
Robi’ah bin Abdulloh bin Al-Harits bin Naufal, beliau memiliki riwayat hadits dari Nabi.
Semoga kita, anak cucu, cicit dan keturunan kita digolongkan menjadi ahlul Ilmi bibarkatihim.
Kramatsari III.

No responses yet