Tidak berlebihan jikalau dikatakan bahwa hampir mayoritas santri² Nusantara ini berhutang budi pada Pesantren Krapyak. Dalam masalah Tahfīdz-l-Qur’ān, hampir sebagian besar Sanad Para Penjaga Al-Qur’an di Nusantara ini melalui jalur Mbah Munawwir, Krapyak. Mulai dr Kiai Arwani Kudus, Kiai Mufid Pandanarang, Kiai Nawawi Ngrukem dan lain sebagainya. Bahkan sudah Masyhur, bahwa kitab “Faidhu-l-Barakāt Fi Sab’i Qirāat” karya Mbah Kiai Arwani Amin Kudus adalah hasil dari ngaji beliau kepada Mbah Munawwir Krapyak. Ini dalam sisi Ilmu Al-Qur’an.
Dalam sisi kajian Kitab Kuning, kita² sebagai santri Nusantara pun berhutang pada Pesantren Krapyak. Tentunya Kamus “Al-Munawwir” sudah tidak asing lagi bagi santri Nusantara. Kamus Arab-Indonesia karya alm. KH. Warson Munawwir ini menjadi rujukan paling otoritatif bagi para pembelajar ilmu agama (Santri). Dan tentunya semua sudah tahu, bahwa Mbah Warson adalah putra Kiai Munawwir pengasuh Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Menyusul Kamus Al-Munawwir, muncul juga Kamus Kontomporer (القاموس العصري) yg disusun oleh KH. Atabik Ali. Kiai Atabik adalah putra Kiai Ali Ma’shum yg merupakan menantu Mbah Munawwir. Jadi, bisa dikatakan Kiai Atabik adalah cucu dari Mbah Munawwir, keponakan Kiai Warson. Dengan Kamus Kontemporer ini, kita bisa dengan mudah mencari makna² dari bahasa Arab Modern yg sulit dicari dalam kamus Al-Munawwir. Bisa dikatakan, Kamus Kontemporer (Al-‘Ashri) ini adalah kelanjutan dari Kamus Al-Munawwir Anggitan Kiai Warson.
Pagi tadi, saya mendengar kabar tentang wafatnya KH. Atabik Ali, yg tak lain adalah penganggit Kamus Al-‘Ashry tersebut. Dengan demikian, dalam satu bulan ini, Pesantren Krapyak kehilangan dua Ulama panutan, kemarin KH. R. Najib Abdul Qadir dan sekarang KH. Atabik Ali. Beliau berdua wafat dengan membawa gudang ilmu yg telah Allah titipkan di dada beliau berdua. Dan kita santri Nusantara tetap berhutang kepada Pesantren Krapyak. Lalu bagaimana kita membayar hutang tersebut kawan? Semoga Allah memunculkan Ulama² seperti beliau² ini. Aamiin.
اللهم اغفر لهم وارحمهم وعافهم واعف عنهم وأكرم نزلهم ووسع مدخلهم واجعل الجنة مثواهم. برحمتك يا أرحم الراحمين
Sumber : FB Aung Muhammad

No responses yet