قال الامام الشعراني: سألت شيخنا عن قول بعضهم اذا لم يؤثر كلام الواعظ في قلب السامعين فهو دليل على عدم صدقه، هل ذلك صحيح؟.

Imam Asy-Sya’rani: aku bertanya guruku tentang perkataan sebagian orang yang mengatakan; “jika seseorang penasihat tidak dapat memberikan pengaruh terhadap para pendengar, maka ini adalah tanda dari ketidak sungguhannya penasihat”, apakah ini benar?.

فقال: ليس بصحيح، فإن الأنبياء عليهم الصلاة و السلام صادقون بلا شك و قد دعوا الناس إلى الله تعالى و لم يؤثر كلامهم الا في قليل من الناس، و التحقيق أن كل داع إلى الله تعالى لا بد أن الناس في دعائه قسمان؛ قسم يقولون سمعنا و أطعنا، و قسم يقولون عصينا و أبينا

كتاب الجواهر و الدرر ص ٩٠

Beliau (Sidi ‘Ali Al-Khawwas) menjawab:

Itu tidaklah benar, karena para nabi adalah orang yang sangat sungguh-sungguh tanpa keraguan, mereka telah mengajak manusia menuju Allah, dan ucapan mereka tidak memberikan pengaruh kecuali hanya pada sebagian manusia.

Yang pasti, setiap orang yang mengajak kepada Allah, maka pasti manusia terbagi menjadi dua golongan; golongan yang mendengar dan kemudian mentaati, dan golongan yang lain melanggar dan tidak peduli.

Kitab Al-Jawahir wa Al-Durar hal 90

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *