Seorang jamaah mendatangi Paijo dan menceritakan pengalamannya terlibat dengan pegadaian pakai sistem “riba”.
Jama’ah : “Jo saya beberapa bulan lalu terpaksa harus menggadaikan laptop anak saya seharga 4,5 dan hanya dapat pinjaman 1,5 juta. Karena saya tidak bisa melunasi pinjamannya, laptop itu akhirnya mereka jual dan anehnya sisanya tidak dikembalikan kepada saya. Padahal saya sudah membayar bunganya 10 % sebulan. Bagaimana hukum hutang saya? Apakah sudah bisa dianggap lunas?”
Paijo : (Sambil menghela nafas panjang seolah terasa sesak dadanya) “Aku bukan orang yang berhak berfatwa soal hukum agama. Nanti akan aku tanyakan kepada yang lebih paham soal hukum agama itu. Tapi aku menyesal tidak bisa membantumu selama ini dengan tuntas. Ketahuilah jangan sekali-kali kamu terlibat dengan hutang piutang dengan sistem riba seperti itu. Saya kuatir bukan hanya pemberi pinjaman yang terjerat dosa, tetapi juga para peminjamnya. Saya merasa bahwa hadist nabi yang menyatakan bahwa kemiskinan itu bisa menjerumuskan kepada kekufuran itu salah satunya adalah melalui sistem riba tersebut. Selama kamu dan keluargamu masih bisa makan, janganlah mengejar impian yang tidak “sanggup” kamu raih dengan cara berhutang. Bersabar dan berdo’alah agar impianmu itu diberi jalan keluar oleh Allah. Bukan oleh mahluq yang kamu datangi karena dorongan nafsumu ingin menyamai orang lain.”
Jamaah : (Tiba-tiba jama’ah menangis) “Betul kamu Jo, aku berhutang karena desakan keinginan agar aku bisa seperti para tetanggakiu yang bisa menyekolahkan anaknya ke sekolah favorit yang mahal SPP nya. Aku berharap agar anakku dapat pendidikan di sekolah terbaik. Alih-alih berhasil, justru akhirnya aku dan keluarga terjebak perangkap rentenir. Paijo : “Kang pendidikan terbaik itu dari orang tua, masyarakat, baru kemudian sekolah sebagai bentuk legalitas dan formalitas. Insyaallah kalau akang dan keluarga kuat secara spiritual dan sosial, anak akan berpotensi berhasil meski dengan modal kapital yang terbatas. Sebab modal karakter moral dan ahlaq yang kuat dan berkualitas akan menentukan kesuksesan anak-anak kita. #SeriPaijo

No responses yet