Sesungguhnya apapun yg kita lakuakn di dunia ini akan kembali kepada diri kita sendiri. Ketika kita melakukan hal yg buruk, maka sudah dapat dipastikan bahwa keburukan itu akan kembali kepada diri kita sendiri.

Sebaliknya, jika kita melakukan hal2 yg baik, maka kebaikan itu akan berimbas kepada diri kita sendiri pula. Apa2 yg kita lakukan di dunia ini kitalah yg akan merasakannya. Maka perhatikanlah apa yg telah kita buat hari ini. Karena setiap apa yg kita lakukan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak

وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“……Dan kebaikan apa saja yg kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sbg balasan yg paling baik dan yg paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al-Muzzammil : 20).

“Barang siapa yg mengerjakan amal yg shalih maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali2 tidakah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya,” (QS. Fushshilat: 46).

Jadi ibadah yg kita kerjakan, shadaqah yg kita keluarkan, haji yg kita tunaikan, sholat yang kita jaga, puasa yg kita laksanakan ini tidak lain untuk kita kita sendiri.

Jika seseorang memberikan kebaikan kepada orang lain, maka kebaikan itu akan kembali kepadanya. Siapa saja yg memberi, maka suatu saat juga akan mendapatkan. Begitu pula sebaliknya, orang yg tidak pernah memberi sesuatu miliknya maka juga tidak akan mendapatkan dari orang lain. Kebaikan yg diterima seseorang pada hakekatnya adalah miliknya sendiri.

Kadang kita tiada terasa menikmati keajaiban2 yg kita alami dan rasakan itu bukan sebuah kebetulan atau tiba2. Akan tetapi Allah menggerakkan hati orang tsb untuk datang menolong kita dgn memberi bantuan yg kita butuhkan.

Oleh karena itu, kebaikan kepada orang lain yg kita kerjakan tidak akan sia2, pasti akan kembali kepada diri kita  dgn jalan yg rahasia tanpa kita ketahui dan kita duga datangnya.

“Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah Berbuat baik kepadamu.”  (QS. Al-Qashas: 77)

Semoga bermanfaat 

Al-Faqir Ahmad Zaini Alawi Khodim JAMA’AH SARINYALA

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *