oleh: Nama arkan ahmad suaifi
Fakultas psikologi universitas dr hamka
Dosa Yakni Wujud Suatu Ganjaran Atas Larangan ALLAH Yang Di Lakukan Oleh Manusia Yang Hendak Di minta Pertanggung Jawaban DI akhirat,Dosa suatu yang sadar setelah itu salah tetapi masih di lakukanManusia itu tidak luput dari dosa dan Dosa ada 4 tingkatan Sesuatu yang tidak sadar sesudah itu salah masih dikerjakan juga
1.(AL) afwu
kesalahan yang apabila dilakukan itu menurunkan sifat Maaf dari Allah apa yang kita katakan wa, fu‘ anna mohon ampunanya Allah
- gafir/ zanbun
kesalahan itu sudah mempunyai kandungan nilai dosa yang memiliki konsekuensi besar di sisi allah berubah ini menjadi dhambun allah menurunkan sifatnya untuk mengampuni dosa diucap dengan ghafir Namanya bahkan terdapat surah ke 40 ghafirغَافِرِٱلذَّنۢبِوَقَابِلِٱلتَّوۡبِayat ke- 3 nya Allah mengampuni satu kesalahan yang sedang membawa dosa bukan sekedar akhto biasa tetapi membawa dosa di dalamnya
3.Ghafar
kemudian setelah itu kalau kamu tingkatan nya sudah naik dan agak banyak dosanya maka ini di sebut dzunubun dalam konteks ini allah masih memberi peluang untuk mengampuni sehingga turun lah watak yang bernama aghafar maka ia turunkan sifatnya Di surah nuh ketika nabi nuh di caci di cela oleh umatnya beliau memohon kepada allah di surah nuh ayat 10
فَقُلْتُاسْتَغْفِرُوْارَبَّكُمْاِنَّهٗكَانَغَفَّارًاۙ.
Aku saran kan kepada kamu umatku segera memohon ampun kepada Allah - ghofurun/ dzulmun
Jika sudah mengandung sifat zolim di dalam
sudah mulai berakumulasi banyak sehingga naik level menjadi ghofurun.
Contohnya
sudah tidak sholat, nyuruh orang lain gak shalat dan mencela orang yang shalat juga itu bisa di bilang dzulmun
وَمَنْأَظْلَمُمِمَّنمَّنَعَمَسَٰجِدَٱللَّهِأَنيُذْكَرَفِيهَاٱسْمُهُۥوَسَعَىٰفِىخَرَابِهَآۚأُو۟لَٰٓئِكَمَاكَانَلَهُمْأَنيَدْخُلُوهَآإِلَّاخَآئِفِينَۚلَهُمْفِىٱلدُّنْيَاخِزْىٌوَلَهُمْفِىٱلْءَاخِرَةِعَذَابٌعَظِيمٌ
(AL) baqarah ayat 114
surah al- baqarah Siapa orang paling tua di antaranya yang mencegah orang- orang untuk berpikir Allah Subhanahu Wa Taala memberi kesempatan pada dia Ingin
maka diberikan kemudian sifat nama orang yang selanjutnya untuk mengampuninya
yang terakhir ini tingkatan yang paling tinggi dari kemaksiatan disebut israf Namanya, itu dosa sangat melampaui batas ini sudah melewati batas.
contohnya
kalau tidak pernah lihat ya kayaknya gatal kalau orang lain kerjakan maksiat yang ia belum pernah lakukan kayaknya pengen banget gitu ya Nggak ada orang lain boleh melampaui dirinya itu israf dalam konteks ini pun Allah masih berkenan mengampuni kalau dia bertobat Allah turunkan sifat yang kelima rahim namanya
paling tinggi Quran surat 39 azzumar Ayat 53 Allah berfirman kulia ibadi alladziina asrafu ala anfusihim hamba- hamba- ku katakanlah kepada hambaku yang akan pernah berbuat israf dalam hidupnya dia pernah mencuri berzina juga merampok juga tiba- tiba jiwanya dalam hidup saya dilahirkan Mulia bersih dan kotor Saya ingin bertobat Tunjukkan bagaimana caranya jiwanya ada panggilan kepada Allah Subhanahu Wa Taala sifat Allah mengampuni naik- naik lagi banyak bahkan berlebihan,allah masih memberikan ampunan kepada hambanya yang ingin bertobat
refrensi:
https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/1 23456789/58004/1/Neneng Setianah _11 170340000086 Br.pdf
http://repository.iiq.ac.id/bitstream/123456789/7
29/1/14210583.pdf
http://repository.uinbanten.ac.id/4190/1/SARWIT A 153200363.pdf

No responses yet