Oleh: Ricky Armansyah, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Seiring dengan perkembangan yang sekarang yang mengalami kemajuan yang semakin pesat, maka muncul berbagai macam permasalahan yaitu stress. Stress dapat dirasakan oleh setiap orang. Baik terhadap remaja hingga orang dewasa, penyebab stress disebabkan oleh diantaranya seperti masalah pada kerja, keluarga yang tidak akur, masalah pendapatan, kemacetan dijalan bahkan tekanan yang dilakukan orang lain kepada kita.
Apa itu stress, Stress merupakan suatu reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional pada mental apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri terhadap suatu lingkungannya. Lingkungan sekitar dapat juga menjadi faktor stress, selain fakotr suatu lingkungan stress juga dapat ditimbulkan dari beberapa faktor lainnya. Stres adalah suatu keadaan yang membebani atau membahayakan kesejahteraan penderita, yang dapat meliputi fisik, psikologis, sosial atau kombinasinya (Rahmad Purnama, 2019).
Cara pandang islam dalam menangani stess yang tertuang dalam alquran, hadist serta para ulama tergantung bagaimana sikap kita untuk menerimanya. Islam itu mengajarkan kedamaian dan ketengan hati serta menjauhi hal- hal yang bersikap negatif misalnya stress, stress itu dapat membuat hiup kita menjadi tidak tenang ataupun gelisah
Berikut ini islam mengajari kita untuk menangani stress diantaranya sebagai berikut :
Meminum air yang dibacakan ayat alquran
Air merupakan suatu sumber kehidupan, selain itu juga dapat mentenangkan jiwa dan raga kita sebagai manusia. “Katakanlah (Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapa yang akan memberimu air yang mengalir?” (QS. Al-Mulk: 30). Selain menenagkan jiwa dan pikiran air juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, serta menjauhkan dari segala penyakit. Apalagi air yang bersumber dari mata air misalnya sungai dan gunung.
Di dalam alquran itu terdapat berbagai ayat-ayat, Al quran itu sendiri merupakan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat jibril sebagai petunjuk dan pedoman hidup manusia, Al-Qur’an diturunkan dengan menggunakan Bahasa Arab, baik dari segi lafal maupun uslub-nya, Al-Qur’an diturunkan menggunakan Bahasa Arab sebab beberapa keistimewaan yang dimilikinya ( Fitriyah Mahdali, 2020).
Kita juga dapat untuk menenangi suatu pikiran stress menjadi lebih tenang, akibat dari berbagai macam tekanan yang dialami kita dalam kehdupan sehari-hari yaitu dengan meminum air yang sudah di bacakan ayat al quran. Di dalam air yang sudah di bacakan ayat al quran mengandung banyak khasiat seperti mengeluarkan aura positif yang justru menghidari kita sesuatu negatif misalnya stress. Justru stress juga dapat menimbulkan akan suatu penyakit. Dengan demikianair juga dapat menjadi obat penyembuh as syifa yang terdapat di al quran yang berbunyi “Salah satu nama Alquran ialah asy-Syifa yang berarti obat penyembuh. Allah berfirman, Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman” (QS Yunus [10]: 57).
Dianjurkan untuk makan buah kurma
Buah Selain meminum air dengan membacakan ayat suci AL Quran kita mengurangi stress adalah dengan memakan akan buah kurma, sesuai yang dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW. Kurma itu merupakan buah yang berasal dari surga. “Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu” (QS. Maryam: 23-25).
kurma dapat meredakan akan stress dan depresi pada kita di sebabkan buah kurma mengandung suatu vitamin B6 justru akan membantu tubuh memproduksi sel serotonin yang membantu memperbaiki suasana hati menjadi lebih baik, serta dapat menjaga kesehatan otak kita dari apa itu stress. Jadi pikiran kita dapat fokus pada tujuan kita dan tidak stress setelah mengonsumsi buah kurma.
Berwudhu
Berwudhu itu artinya membersihkan diri, pada saat berwudlu terutama gerakan membasuh kepala dimana air akan mengenai sebagian kepala. Dikarenakan sifat air yang dingin dan bersih maka saat membasuh kepala justru akan menghilangkan energi negatif yang ada di kepala. Dimana kepala adalah pusat pikiran manusia dalam memerintah anggota tubuh lain untuk melakukan berbagai macam akan suatu aktivitas.
Pada saat berwudlu bermanfaat bagi psikologi pada manusia itu sendiri, sehingga akan menimbulkan perasaan yang nyaman, tentram bahkan damai. Hal ini dapat di jumpai pada saat kita berwudlu, Wudhu memberikan ketenangan yang dimaknai seperti perasaan nyaman, damai, tentram dan merasa bahagia karena wudhu juga meringankan fungsi jantung dan memperlancar aliran darah, Pada saat melakukan wudhu terdapat efek masage (pijatan) yang dapat mendorong tubuh untukmengeluarkan hormon endorfin yang memberikanrasa nyaman. (Minan et al., 2018).
Sebagaimana wudlu sudah di jelaskan dalam al quran dan hadist, dimana wudlu itu dapat mengurangi stress dengan air yang di basuhkan ke kepala. Sehingga air yang di gunakan wudlu itu dapat berperan untuk mengurangi stres yang di sebabkan oleh berbagai macam kegiatan-kegiatan yang dilakukan di luar sana. Sehingga badan dan tubuh kita menjadi lebih relax. Maka kita di sini dianjurkan untuk berwudlu terlebih dahulu apabila kita merasa stress akibat dari tanggungan kehidupan.
Membaca dzikir
Dzikir adalah penghilang akan suatu stress, dzikir adalah suatu kalimat pujian kepada ALLAH SWT yang dilakukan secara berulang-ulang baik sore, malam dan kapan saja. Selain berguna untuk ibadah solat juga, di dalam dzikir terkandung ketenangan makna ketenangan disini adalah kita tenang dengan menyebut nama allah swt. Dan menjauhkan segala pikiran dari hal-hal yang ada di luar pikiran kita. Salah satunya untuk meredakan stress pada kita adalah terapi zikir, maksud dari terapi zikir yang wajib di ketahui oleh orang yang mengalami stress adalah serangkaian kegiatan untuk mengingat allah swt selaku pencipta langit dan bumi dengan cara mengistirahatkan pikiran dan membasahi lidah untuk mengucapakan lisan berupa pujian kepada ALAH SWT.
Kesimpulan
Dari apa yang disampaikan di atas adalah cara-cara untuk mengurangi stress, dan orang selaku pembaca artikel ini yang mengalami gangguan stress dari berbagai macam kegiatan diluar sana. Dan semoga di terapkan untuk menghapi stress akan berbagai masalah yang berkembang pesat yang mengikuti perkebangan zaman.
Referensi
Purnama, R. (2019). PENYELESAIAN STRESS MELALUI COPING SPIRITUAL. Jurnal Al-Adyan : Jurnal Studi Lintas Agama. https://doi.org/10.24042/ajsla.v12i1.1445.
Mahdali, F. (2020). Analisis Kemampuan Membaca Al-Qur’an Dalam Perspektif Sosiologi Pengetahuan. Jurnal Studi Al-Quran dan Hadist. https://doi.org/10.15548/mashdar.v2i2.1664.
Minan, R. F., & Lestari, D. N. (2018). Efektivitas Terapi Wudhu Menjelang Tidur terhadap
Kualitas Tidur Remaja. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.

No responses yet