Categories:

   Oleh : Rahmawati Nurul Fadillah, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

     Sekarang ini sedang ramai sebuah tren di media sosial yang membuat penggunanya membebaskan siapapun untuk berkata apapun padanya melalui sebuah tautan. Nah, siapa disini yang lagi ngikutin tren anonim ini?

     Tren tersebut menarik sekali loh sebenarnya, karena kita bisa mendapatkan pesan-pesan tak terduga, seperti pesan semangat, bertanya, menyapa, bahkan bisa sampai ada yang menyatakan cinta.

      Tetapi, sayangnya, tren ini juga bisa menjadi bumerang untuk kita karena memberikan celah bagi orang lain untuk bebas berkata-kata apapun tentang kita, termasuk ucapan jahat yang bisa mengarah pada cyberbullying. Lalu, harus seperti apa dalam menyikapinya?

APA ITU ANONIM?

Anonim berarti seseorang dibalik suatu akun yang tidak kita ketahui siapa orang tersebut karena kurangnya identitas jelas. Mudahnya, akun anonim seperti akun kosongan alias tanpa nama, tanpa isi, dan tanpa profil, semuanya kosong.

Apa yang menyebabkan seseorang menggunakan akun anonim?

• Menjaga keamanan diri dalam bermain media sosial

• Bebas melakukan stalking tanpa khawatir akan ketahuan

• Bebas dalam berkomentar

• Tidak bisa diawasi oleh orang tua

Anonimitas juga bisa membawa dampak pada aktivitas bermedia sosial.

APA SAJA DAMPAK POSITIFNYA?

• Memberi ruang untuk membuka diri (self-disclosure)

• Membangun dialog/isu yang lebih bermakna secara aman

• Minim penilaian/penghakiman dari orang lain

Lalu, bagaimana dengan dampak negatifnya?

• Penyalahgunaan ruang anonimitas yang menjurus pada cyberbullying

• Membentuk perilaku anti sosial dengan terlalu berkecimpung pada dunia maya

Lalu, bagaimana dengan dampak negatifnya?

• Penyalahgunaan ruang anonimitas yang menjurus pada cyberbullying

• Membentuk perilaku anti sosial dengan terlalu berkecimpung pada dunia maya

• Mis-informasi dan rentan penyebarluasan informasi yang tidak sesuai (memicu kebohongan publik)

• Disembodiment, kondisi identitas diri yang terpisah dari dirinya karena tampilan berbeda yang dimunculkan saat anonim.

Apa saja tips and tricks untuk menghindari dampak negatifnya?

• Berpikir sebelum bertindak dengan perhatikan esensi, dampak, dan kepentingan bermedia sosial

• Siapkan diri sebelum menjelajah media sosial

• Gunakan kata-kata yang membangun dan tidak menyinggung

Memang sih, menjadi anonim itu menarik dan menyenangkan. Akan tetapi, tidak jarang hal ini dijadikan celah untuk menyakiti. Oleh karena itu, tetaplah bijak dalam bermedia sosial ya!

Use social media for good and lift others up, not tear them down.

– Germany Kent

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *