Oleh: Aisha Nailah Putri Evrina, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Sedekah adalah pemberian sesuatu dari seorang muslim kepada yang berhak menerimanya secara ikhlas dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu dengan mengharap ridha Allah dan pahala semesta (Sangid, A, 2008). Dalam Islam, sedekah hukumnya ialah sunah, yang berarti amal ibadah apabila dilaksanakan dengan sepenuh hati maka akan menerima pahala serta bila tidak dilaksanakan tidak akan memperoleh apa-apa. Sedekah dalam islam tidak hanya ditandai dengan pemberian yang bentuknya materi kepada orang-orang miskin, tetapi juga berupa non-materi, seperti perbuatan tolong-menolong dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sedekah paling utama diberikan kepada sanak keluarga atau kerabat terdekat. Lalu setelah itu, sedekah diberikan kepada orang yang membutuhkan atau kurang mampu dan anak yatim piatu. Berikut ini, ada beberapa contoh sedekah yang mudah untuk dilakukan, yaitu:
- Memberikan makanan kepada tetangga
- Bersedekah uang ketika sedang beribadah di masjid
- Membantu orang tua membersihkan rumah
- Memberikan baju yang masih layak pakai kepada korban bencana alam
- Tersenyum jika bertemu orang lain
- Mengajarkan teman yang mengalami kesulitan dalam belajar
Selain itu, sedekah tentunya memiliki banyak manfaat. Manfaat ini tidak hanya didapatkan oleh orang-orang yang diberi sedekah saja. Namun, orang yang memberi sedekah pun juga menerima manfaat tersebut.
- Mendapatkan pahala yang tiada henti.
Sedekah termasuk ke dalam salah satu amalan yang tiada henti pahalanya. Sedekah juga amalan yang akan membantu di dunia maupun di akhirat. Hal itu karena sedekah termasuk kedalam amalan jariyah. Sehingga tetap bisa merasakan pahalanya sampai kapanpun. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid: 18).
- Menghapuskan dosa dan kesalahan.
Manusia pastinya tak luput dari kesalahan dan dosa. Terkadang kita secara tidak sadar melakukan tindakan yang menyakiti hati orang lain. Salah satu cara untuk menghapuskan dosa dan kesalahan adalah dengan bersedekah. Sedekah merupakan ibadah yang istimewa, karena dapat memudahkan kita dalam menghapus dosa-dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614).
- Mendapatkan naungan di hari akhir.
Orang yang rutin dan selalu menyempatkan diri untuk bersedekah adalah salah satu orang yang mendapat syafaat kelak di hari akhir. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang bersedekah menggunakan tangan kanannya, sampai tangan kirinya tidak mengetahui maka akan mendapat syafaat dihari akhir kelak. Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga bersabda, “Naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah).
- Membuka pintu rezeki.
Dengan kita bersedekah justru tidak akan mengurangi harta kita, tetapi akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak dikira sebelumnya. Karena hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Sedekah tidak akan membuat seseorang menjadi miskin, lebih dari itu, sedekah akan mendatangkan rezeki yang berlimpah. Hal tersebut dijelaskan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu dengan mengeluarkan sedekah.” (HR. Baihaqi).
Manusia terlahir sebagai makhluk sosial, artinya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Secara sosial, bersedekah dapat mempererat tali silaturahmi sesama manusia, meningkatkan semangat solidaritas dan kebersamaan, menghilangkan kesenjangan sosial, menghapuskan sifat dengki, mensucikan jiwa dan harta dari segala fitnah, memusnahkan kesengsaraan, serta mengurangi kemiskinan.
Walaupun sedekah bukan amalan wajib, tetapi tuntunan untuk melakukan amalan ini justru datang dari diri kita sendiri. Dan Sunatullah di alam ini pun menuntut kita untuk memberi, jika ingin menerima (Himawan & Suriana, 2013). Maka dari itu, kita harus bersedekah kepada sesama manusia karena mudah untuk dilakukan dan memberikan banyak manfaat.
Referensi
Himawan, C., & Suriana, N. (2013). Sedekah: Hidup Berkah Rezeki Melilmpah. Yogyakarta, Indonesia: Percerakan Galangpress.
Mu’is, F. (2016). Dikejar Rezeki Dari Sedekah. Solo, Indonesia: Taqiya Publishing.
Pulungan, E. N. (2022). Pendidikan Sedekah Pada Anak Sejak Dini Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama. Jurnal Islami: Manajemen Pendidikan Islam & Humaniora, 2(1).
Sangid, A. (2008). Dahsyatnya Sedekah. Jakarta, Indonesia: QultumMedia.

No responses yet