Oleh: Alvi Sahridah Batubara, Deswita Kartini Rahmah, Khaila Adzra
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Dalam beberapa bulan terakhir, ada satu trend penyembuhan atau pemulihan yang sedang ramai diperbincangkan di Indonesia yaitu healing. Healing berasal dari Bahasa Inggris yang berarti penyembuhan atau pemulihan. Bagaimanapun, banyak orang terutama anak muda yang salah paham tentang penyembuhan. Kebanyakan orang menafsirkan penyembuhan sebagai hiburan dan menghabiskan uang. Padahal, sejatinya kesembuhan adalah jenis penyembuhan yang tidak bergantung pada obat-obatan.
- MENGENAL LEBIH JAUH FUNGSI AL-QUR’AN
Salah satu cara terbaik untuk menenangkan hati dan jiwa adalah dengan membaca Al-Qur’an, karena pada dasarnya Al-Qur’an diturunkan sebagai obat bagi orang yang beriman. Penyembuhan melalui Al-Qur’an tentu saja sangat mudah karena tidak memerlukan biaya. Penyembuhan dengan cara ini benar-benar mendatangkan pahala. Cara pemulihan melalui Al-Qur’an adalah dengan mencari ayat-ayat yang sesuai dengan permasalahan yang dialami, membaca ayat-ayat tersebut beberapa kali, kemudian menafsirkan yang dibaca dengan makna yang dalam (tadabbur). Pembacaan berulang-ulang dari ayat Al-Qur’an yang dibaca membuat ayat itu sangat kuat.
Al-Qur’an adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT. kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin kehidupan manusia. Kehidupan manusia selalu penuh dengan berbagai masalah. Namun setiap masalah yang ditemui pasti akan menemukan solusinya. Sebagaimana yang termasuk dalam Al-Qur’an surah Al-Insyirah ayat 5 dan 6.
Dalam ayat ini menegaskan bahwa “Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. “Dengan demikian setiap permasalahan manusia selalu menemui titik terang.
- PENYEBAB MENGAPA SESEORANG MEMBUTUHKAN SELF HEALING
Penyakit hati dan jiwa sebenarnya sudah disebutkan dalam firman Allah SWT. Al-Qur’an sebagai obat dan penyembuh dari segala jenis penyakit hati ini digunakan dalam teori penyembuhan diri. Seseorang mengalami cedera dalam pikiran yang berbeda sehingga perbaikan diri dilakukan oleh masing-masing individu keduanya tidak bisa sama. Beberapa individu juga dapat memberikan perawatan dengan itikad baik dan dengan sikap positif. Masalah ini yang disebut dengan komunikasi interpersonal.
Cobalah untuk berkomunikasi dengan diri sendiri juga merupakan dasar untuk perawatan diri. Ketika seseorang ikhlas dan bersyukur atas apa yang terjadi baginya seseorang kemudian menjadi orang yang lebih taat. Dengan perasaan bersyukurlah dan seseorang bisa membawa cinta itu sendiri itu bisa menjadi proses penyembuhan dengan cara membaca Al-Qur’an dapat digunakan untuk masalah apapun atau untuk mencegah rasa sakit yang berhubungan dengan trauma. Jadi itu benar-benar membutuhkan harga diri ikhlas dan bersyukur atas semua yang terjadi dalam hidup.
Masalah yang dihadapi oleh individu dapat bervariasi dan bentuk salah satunya adalah masalah dalam suatu hubungan. Masalah ini dikenal sebagai hubungan yang kasar. Sebuah bentuk pelecehan hubungan, seseorang menderita dalam suatu hubungan, masalah domestik diantaranya adalah masalah rumah tangga dengan Abusive Relationship juga sangat fleksibel dalam segala hal misalnya, tempat tinggal, seseorang dalam suatu hubungan yang kasar sering disebut sebagai kekerasan dilakukan oleh pasangan dalam hubungan dengan cara yang dapat merugikan pihak yang terkena dampak. Kekerasan ini berupa berbagai ancaman dan perlakuan kekerasan terhadap pasangannya, baik secara fisik maupun mental, dari pelecehan seksual hingga intimidasi emosional.
Selain itu juga yang menyatakan bahwa kekerasan dapat berupa fisik atau kekerasan fisik seperti memukul, meninju, menyambar, menendang, menusuk, meludah dan sebagainya. Ada juga pelecehan emosional atau kekerasan psikologis seperti ancaman, isolasi dari orang lain, kecemburuan yang berlebih, berbohong, pikiran untuk bunuh diri, menyakiti diri sendiri. Self healing juga merupakan rangkaian latihan secara psikis dengan mandiri oleh individu dalam kisaran waktu 15-20 menit dan dilakukan dua kali sehari. Senantiasa berpikir positif terhadap dirinya menjadi titik sentral dalam self healing. Self healing juga mengambil dalil dari Al-Qur’an dalam surah Yunus ayat 57 yang artinya :
“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.”
Berdasarkan ayat diatas maka peranan Al-Qur’an sebagai obat penawar penyakit hati pada kenyataannya sudah disebutkan dalam firman Allah SWT. Al-Qur’an sebagai pengobat dan penyembuh dari segala macam bentuk penyakit hati digunakan dalam teori self healing.
- CARA MENGATASI SELF HEALING DENGAN AL-QUR’AN
Setiap penyembuhan diri yang dialami seseorang, terutama bagi seseorang umat islam harus kembali kepada Al-Qur’an. Ada banyak pernyataan Allah SWT dalam Al-Qur’an yang dapat mengatasi penyalahgunaan hubungan. Jika seorang muslim memiliki hati yang terbuka dan pikiran yang jernih, dia akan mengembalikan semua masalah kepada-Nya. Landasan dan pembenaran Al-Qur’an dan hadist. Setiap kali terjebak dalam masalah, solusi terbaik adalah kembali kepada Allah SWT (Menjalankan perintahnya dengan cara membaca Al-Qur’an). Dalam mengatasi perbaikan diri jika memiliki masalah di sekitar rumah. Masalah yang berkaitan dengan penyalahgunaan hubungan dapat menggunakan peran Al-Qur’an. Oleh karena itu, Al-Qur’an menjadi peran penting dalam mengatasi masalah tersebut. Trauma yang disebabkan oleh hubungan yang kasar bisa jadi diselesaikan oleh Al-Qur’an, yang tentu saja dengan bantuan seseorang yang berpengalaman untuk mengatasi masalah kesehatan hati dan jiwa.
- KESIMPULAN
Al-Qur’an sebagai syifa berbasis penyangkal, Al-Qur’an surah yunus ayat 57. Al-Qur’an dapat digunakan secara berurutan pengobatan segala macam penyakit, baik penyakit fisik maupun penyakit hati dan jiwa. Pengobatan hati dan jiwa dengan bantuan Al-Qur’an bisa memberi perubahan sikap terhadap seseorang, tingkah laku dan moralitas tentang perilaku kecenderungan, yaitu menyimpang dari norma dan agama. Al-Qur’an sebagai terapi bisa dilakukan ketika seseorang mampu berulang kali membaca dan mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan penyembuhan diri. Jadi menciptakan kemantapan hati, ketenangan dan keimanan kepada Allah SWT.

No responses yet