Categories:

Meningkatkan Minat Anak Untuk Menghafal Al-Qur’an

Oleh: Selma Febrianti ,Mahasiswa psikologi (semester 1) Universitas Muhammadiyah prof.dr.Hamka

Al-Qur’an adalah kitab suci Allah swt. yang diturunkan ke dunia,dan merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad Saw melalui malaikat Jibril. Sebagai muslim kita Wajib untuk meyakini nya. Al-Quran merupakan kitab suci yang menjadi sumber utama ajaran Islam dan berperan sebagai pedoman hidup seorang muslim untuk menjalani kehidupan. Isinya mencakup semua ajaran penting agama yang telah Allah swt tetapkan.

 Beriman kepada Al-Qur’an masuk kedalam salah satu rukun iman yang ke-3. Selain hanya di baca ,Al-Qur’an dapat di pelajari lebih dalam makna yang terkandung didalamnya.dan juga diharuskan untuk bisa mengamalkannya.

Salah satu caranya yaitu dengan menghafal Al- Qur’an. Menghafal adalah usaha untuk memasukkan sesuatu ke dalam pikiran sehingga dapat mengingatnya dan mengucapkannya tanpa harus melihat (sudah di luar kepala) dengan tujuan sebagai bentuk ibadah. Selain itu menghafal Al-Qur’an dapat mendatangkan keberkahan kepada orang yang selalu mengafal.

Minat merupakan rasa ketertarikan terhadap sesuatu yang menarik tanpa ada yang menyuruh. Minat berkembang dari keinginan dirinya sendiri ,sehingga bisa menumbuhkan kesadaran diri setiap orang.

Tantangan orang Tua

Sebagian  orang tua  zaman sekarang menginginkan anaknya untuk bisa menghafal Al-Qur’an . Agar hidup mereka lebih bermanfaat dan mendapatkan Ridho dari Allah Swt .Dalam menghafal ada faktor yang mempengaruhi anak tersebut. Pengaruh terbesar adalah dari kurangnya minat anak, apabila anak berminat terhadap sesuatu maka anak tersebut akan memberi perhatian yang lebih besar terhadap kegiatan tersebut.

Faktor lingkungan dan pertemanan juga bisa menyebabkan anak kurang berminat dalam menghafalkan Al-Qur’an. Di era sekarang kebayakan anak lebih senang menghabiskan waktunya untuk bermain gadget dari pada berkegiatan di luar bersama teman teman nya. Sebagai orang tua pasti menginginkan anaknya untuk menggunakan waktu sebaik baik nya, bukanya hanya di habiskan untuk bermain gadget saja. Disini peran orang tua sangat dibutuhkan agar si anak Kembali mempunyai motivasi untuk menghafal dan meninggalkan aktivitas bermain gadget.

faktor lain yaitu kurangnya motivasi dari dalam maupun luar diri anak misalnya malas, jenuh, adanya kemampuan yang lemah dalam menghafal,. Penting untuk anak mengetahui apa yang dijanjikan oleh Allah swt. untuk orang yang menghafalkan al-qur’an dengan tujuan ikhlas beribadah, agar lebih dapat memotivasi anak.

Jika orang tua masih belum bisa mengajak anaknya untuk mengafal ,mungkin bisa mencari bantuan orang lain. Seperti mencari guru mengaji  yang asik ,karena anak itu membutuhkan sesuatu  yang menarik dan selalu penasaran dengan hal yang baru. Menghafal dengan serius bisa membuat anak merasakan bosen dan bisa menghilangkan minat untuk menghafal.

Memiliki kesabaran

Tidak mudah untuk mengajak dan mengajarkan anak menghafal Al-Qur’an.maka dari itu kesabaran orang tua sangat di butuhkan agar anak bisa dengan senang hati menerima ajakan untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an. Jangan sampai orang tua terlalu memaksakan anak nya untuk menghafal sedangkan si anaknya tidak mau.itu akan menjadi sebuat tekanan bagi si anak dan bisa saja membuat minat anaknya jadi hilang. Mengajarkan dengan santai ,menjawab pertanyaan anak dengan baik dan dengan nada yang halus.

 Bukanya hanya Ibu tapi Ayah juga harus berperan penting dalam mendampingi anak belajar menghafal. Jika merasa tidak punya cukup kesabaran utuk mengajarkan anak  Al-Qur’an. Orang tua bisa mencari guru pengajar bagi anak nya.memilih guru yang baik,yang bisa membuat si anak suka meghafal Al-Qur’an,atau bahkan ynag bisa membuat si anak terus penasaran dengan isi yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Teknik yang bisa diterapkan

  1. Mendengarkan rekaman

Cara ini bisa jadi salah satu alternatif orang tua untuk mengajarkan anak nya mengafal Al-Qur’an dirumah.biasanya anak akan bosan jika menbaca saja.mendegarkan rekaman secara berulang bisa membuat hafalannya terus menempel diingatannya.

  • Menceritakan isi kandungan Al-Qur’an dengan menarik

Selain mengafal ayat Al-Qur’an,memahami isi kandungannya juga sangat dianjurkan. Agar  lebih bisa memaknai apa yang mereka baca.

  • Menggunakan buru berwarna dan bergambar

Untuk usia anak sangat di butuhkan sesuatu hal yang manarik contohnya seperti Al-Qur’an yang berwarna.

Refernsi

Mashuri, I. (2020). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Minat Hafalan Al-Qur’an Siswa Kelas Vii Pada Ekstrakulikuler Di Smp Al-Qur’an Al-Mubarok Genteng. International Jurnal of Educational Resources, 29-30. Jurnal Pendidikan iain,2-4

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *