Oleh: Muhammad Fathan Jamil
Penggunaan gadget jelas mempengaruhi perkembangan anak usia dini, baik secara fisik maupun mental. Saat ini, perangkat digunakan dari anak usia dini hingga dewasa. Penggunaan gadget pada anak usia dini biasanya digunakan sebagai sarana belajar, bermain game dan menonton animasi, bahkan ada yang menonton youtube. Penggunaannya juga dapat berbeda antara orang dewasa dan anak-anak pada waktu yang berbeda dan dengan durasi dan intensitas yang berbeda. Sejak usia dini, anak memerlukan perlengkapan kontrol dan keseimbangan yang diperlukan, agar anak dapat mengembangkan seluruh perkembangannya secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Penggunaan gadget pada anak usia dini dapat mempengaruhi dan mempengaruhi perkembangan mereka secara signifikan. Efeknya bisa negatif atau positif tergantung bagaimana anak menggunakan gadget dan seberapa banyak orang tua/guru yang berpartisipasi dan mengawasi penggunaan gawai. Secara umum dampak gadget pada anak usia dini mempengaruhi aspek perkembangannya yang meliputi nilai agama dan moral, aspek kognitif, aspek fisik dan motorik, aspek sosial dan emosional, serta aspek yang berkaitan dengan perkembangan bahasa. Dalam mengembangkan nilai-nilai agama dan moral, penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan orang tua/guru memungkinkan anak mengakses tempat-tempat yang seharusnya tidak boleh diakses oleh anak.
Mengenalkan gadget kepada anak sejak dini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi anak usia dini, baik secara fisik maupun mental. Efek dan pengaruh yang ditimbulkan bisa positif atau negatif, mempengaruhi perkembangan anak. Oleh karena itu, pengawasan orang tua/guru sangat diperlukan untuk melindungi anak dari pengaruh gawai. Gadget dapat mempengaruhi perkembangan kognitif, sosial-emosional, nilai-nilai agama dan moral, bahasa, serta aspek fisik dan motorik anak. Penggunaan peralatan yang baik dan benar dapat menjadi sarana stimulasi yang dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara optimal sesuai dengan usianya. Sebaliknya, penggunaan gawai yang berlebihan dan tidak terkontrol juga merugikan tumbuh kembang anak di kemudian hari.

No responses yet