Categories:

oleh: Ratri Srimaruyah Azizah dan Risma Nur Hidayah (Universitas Muhammadiyah Prof.DR. Hamka Program Studi Psikologi)

  1. Pengertian Psikoterapi Islam

Psikoterapi Islam adalah proses pengobatan dan penyembuhan suatu penyakit, apakah mental, spiritual, moral maupun fisik dengan melaui bimbingan Al-Qur‟an dan Sunnah Nabi Saw. Eksplorasi diri untuk membantu orang-orang yang “normal” dalam merealisasikan segenap potensinya secara penuh.

Terapi dalam Islam dilakukan sesuai dengan ajaran di dalam Al-Qur’an dan Hadis. Persyaratan utamanya adalah terhindar dari perbuatan syirik dan tidak bertentangan dengan wahyu. Jenis terapi yang telah diterapkan dalam Islam antara lain terapi aromatik dan terapi mental.

Dalam terminologi Islam, ini adalah upaya memahami Sunnah Allah (sistem dan struktur yang diciptakan Allah) dan penerapan praktis Islam. Al-Qur’an memerintahkan umat manusia untuk mencari dan merenungkan tanda-tanda dan ciptaan Allah dan mempelajarinya sebagai sarana untuk mencapai kedekatan dengan-Nya. Terapi terpadu Islami dapat memanfaatkan psikoterapi dengan cara serupa untuk membantu pencapaian ketenangan spiritual.

Psikoterapi adalah upaya terapeutik untuk merevitalisasi diri spiritual dengan membuka jalan menuju eksplorasi diri melalui introspeksi terbimbing. Ditambah dengan metode ini adalah dimasukkannya praktik penyembuhan tradisional Islam yang merupakan bagian dari proses penyembuhan.

Tradisi Islam dan ilmu-ilmu spiritualitas telah menjalankan fungsi ini secara historis melalui seorang Guru spiritual yang menjadi pemimpin komunitas. Karena perkembangan komunitas Islam di Amerika yang terlalu dini dan tantangan kompleks yang dihadapi Muslim Amerika, karya para pemimpin agama Muslim dapat ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih holistik yang mengintegrasikan pemahaman psikologi manusia, biologi, masyarakat dan tradisi Islam. . Hal ini juga dikenal sebagai pendekatan bio-psiko-sosio-spiritual dalam praktik psikologi.

  1. Manfaat dan Tujuan Terapi Islam

Memperkuat motivasi untuk melakukan hal-hal yang benar. Tujuan ini biasanya dilakukan melalui terapi yang siftanya direktif dan suportif. Persuasi dengan segala cara dari nasihat sederhana sampai pada hipnosis digunakan untuk menolong orang bertindak dengan cara yang tepat.

Adapun tujuan psikoterapi Islam antara lainnya:

  1. Memberikan pertolongan kepada setiap individu agar sehat jasmanniah dan Rohaniah, spiritual dan moral
    1. Menggali dan mengembangkan potensi essensial sumber daya
    1. Mengantarkan individu kepada perubahan konstruksi dalam kepribadian dan etos Kerja
    1. Meningkatkan kualitas keimanan, keislaman, keihsanan dan ketauhidan dalam Kehidupan sehari-hari dan nyata
    1. Mengantarkan individu mengenal, mencintai, dan berjumpa dengan essensi, atau Jati diri dan citra diri serta sang Khaliq.
  1. Pengaruh Terapi Islam dalam Mengatasi Stress dan Kesejahteraan Psikologis.

Stres dapat dialami oleh setiap orang tanpa mengenal latar belakang sosial-ekonomi. Apabila stres itu menyebabkan seseorang menderita gangguan fisik maupun mental, seperti mual, diare, cemas, daya ingat menurun, dan kelelahan, hal tersebut termasuk stres negatif (negative stress) yang diistilahkan dengan distress. Stres yang menyebabkan peningkatan motivasi berprestasi dan kinerja, menghasilkan karya inovasi dan kreativitas, disebut stres positif (positive stress) yang diistilahkan dengan eustress. Adapun stres yang membutuhkan pengelolaan adalah stres yang memberi dampak negatif (distress) bagi yang mengalaminya agar tidak berkepanjangan dan berdampak lebih serius. Berbagai pendekatan dan strategi yang ditawarkan para ahli untuk mengelola stres, seperti pendekatan fisiologis, pendekatan psikologis, dan pendekatan religius. Kajian ini menawarkan dua pendekatan dalam mengelola stres, yaitu: (1) pendekatan Islami melalui zikir, do’a, membaca al-Qur’an; dan (2) pendekatan psikologis, yaitu manajemen waktu, relaksasi, meditasi. Pendekatan-pendekatan tersebut telah melalui uji empiris dan terbukti efektif menurunkan tekanan stres yang dialami oleh individu atau kelompok.

Pengaruh mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Selama ujian identifikasi anatomi terhadap tingkat stres. Demikian pula. Penelitian Imam (2018) pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi. Hemodialisis menunjukkan ada penurunan tingkat stres dan depresi setelah Diberikan terapi lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Terapi Al-Qur’an dilaksanakan dalam kondisi tubuh telah rileks, dan Pekirian berkonsentrasi. Kemudian mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan tenang. Perubahan fisiologis ketika mendengarkan ayat Al-Qur’an, seperti ketenangan jiwa, penurunan kesedihan, depresi, dan Kecemasan,.

Pengaruh mendengarkan ayat Al-Qur’an ini dihubungkan dengan teori, teori opiate endogenous. Stimulasi rangsangan dari mendengarkan ayat Al-Qur’an menyebabkan pengeluaran opiate endogen. Ujung saraf sensori perifer merupakan tempat opiate reseptor. Endorphin dan enkephalin yang merupakan substansi morfin diistirahatkan oleh sistem saraf pusat yang ditentukan oleh spinal cord dan otak tempat reseptor opiate berada

Jadi simpulannya, Ada pengaruh terapi mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat stres pada beberapa orang tertentu, Selain itu, terdapat perbedaan tingkat stres beberapa orang sebelum dan setelah mendapatkan terapi ayat-ayat al-Qur’an. Terdapat dua pendekatan utama yang dapat digunakan sebagai strategi mengelola stres, yaitu pendekatan Islam dan psikologis. Pendekatan Islam dilakukan dengan zikir, do’a, dan membaca al-Qur’an, sedangkan pendekatan psikologis dilakukan dengan cara mengelola waktu, relaksasi, dan meditasi. Berbagai temuan menunjukkan efektivitas pendekatan-pendekatan pengelolaan stres yang telah dikemukakan dapat menurunkan bahkan menghilangkan beban stres yang dialami seseorang.

Referensi:

https://media.neliti.com/media/publications/396169-the-effect-of-quran-therapy-on-reducing-d92b4419.pdf
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/idaarah/article/download/20971/pdf
https://core.ac.uk/download/pdf/53036595.pdf

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *