Oleh : Fiqri Rahmadi, Shaffiya Amanda Qasthalani (Universitas Muhammadiyah. Prof. Dr. Hamka
Apakah teman-teman pernah mendengar “Psikolog mahal shalat saja gratis” hal ini tidak sepenuh nya salah tapi juga tidak sepenuh nya salah, karna ibadah juga sebagai salah satu terapi dalam psikologi. Bahkan terdapat aliran psikologi islam, jadi tidak salah bahwa melakukan ibadah dpat menghilangkan stress, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan
Sebelum membahas lebih dalam kita harus tahu apa itu ibadah. Ibadah merupakan rangkaian ritual yang dilakukan manusia dalam rangka penyembahan kepada sang pencipta. Dalam Islam, Ibadah tidak hanya hubungan manusia dengan allah tetapi juga hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam. Secara etimologi ibadah dalam bahasa arab berasal dari kata kerja عبد-يعبد yang memiliki arti “tunduk” bisa disimpulkan ibadah memiliki arti perilaku yang merendahkan diri, tunduk atau patuh kepada tuhannya.
Ibadah mempunyai hakikat bagi seseorang yang menjalaninya. Begitu pula dengan keberadaan kita sesuai dengan apa yang telah allah tetapkan, Allah telah memerintahkan hambanya untuk beribadah kepada-Nya di dalam firmannya (QS. Adz-zariyat/51:56) “Tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”.
Pengertian ibadah dalam pendekatan psikologi islam
Sebelum nya kita harus tahu dulu apas itu psikologi, psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa bagaimana manusia berinteraksi, didalam psikologi pun terdapat aliran yang berdasrkan dengan nilai-nilai spiritual Islam. Ibadah yang mencakup segala pengabdian kepada Allah SWT, baik dalam ritual maupun perilaku sehari hari ibadah dapat, ini lah kenapa dalam psikologi Islam ibadah tidak hanya sebagai bentuk ketaatan, tapi ibadah juga dapat menjadi pendukung mental health, perilaku, dan emosi
Fungsi Ibadah
Sebelum kita lanjut apakah teman teman pernah merasakan takut akan hal yang tidak pasti, hal ini dapat membuat kita tidak bisa mengaktualisasikan diri. Dengan ibadah dapat mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluk yang bergantung kepada SWT, sehingga kita bisa mengingat san pencipta, yang menjadikan mengurangi perasaan stress dan perasaan cemas. Sehingga dengan ibadah kita dapat menghilangkan rasa cemas dan takut hal ini dapat membantu kita untuk mengaktualisasikan diri
Ibadah juga sebagai pengendalian diri, dalam psikologi islam ibadah juga dapat membangun pengendalian diri, seperti puasa hal ini dapat membantu mengendalikan diri memlatih kita untuk menahan, emosi negatif dan melawan hawa nafsu hal ini membantu kita untuk membuat kita menjadi lebih sabar dan ketahanan dalam menghadapi stress dari kehidupan sehari-hari.
Ibadah sebagai keseimbangan psikologi. Selanjutnya kita akan membahas tentang tawakal atau berserah diri, setelah kita melakukan usaha dengan ibadah selanjutnya kita serahkan kepada yang maha kuasa, sehingga kita dapat melepaskan diri dari perasaan cemas terhadap dari hal hal yang tidak bisa kita kendalikan ini memberikan kita untuk berserah diri dan membuat kita menghilangkan rasa stres
Manfaat Ibadah Dalam Psikologi
Ibadah dapat dijadikan sebagai Meditasi yang membuat seseorang menjadi tenang meditasi ini dapat mempengaruhi sistem tubuh, ketika seseorang ibadah dengan khusuk stress dan emosi nya dapat teredam dan mendapatkan ketenangan.
dalam istilah kedokteran menjelaskan bahwa jiwa dan badan memiliki keterikatan hubungan yang kuat contohnya seperti ketika jiwa merasakan senang maka tubuh akan merasakan sehat, Menjaga mood untuk selalu bahagia akan membuat jiwa merasakan ketenangan dan begitu pula sebaliknya jika kita merasa sedih tubuh dan jiwa akan merasa sakit baik fisik ataupun batin.
Ibadah dapat membantu kita untuk silaturahmi, misalnya ketika shalat dimasjid atau selain itu Islam mengajarkan kita untuk melakukan kasih sayang dan saling berbagi. Ibadah dapat mengelola emosi, Ibadah seperti berdoa sholat berpuasa dan berdzikir dapat membuat manusia untuk merenung dan sadar akan perasaan dan pikiran mereka serta dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan perasaan optimis
Ibadah dapat mengembangkan diri
Melalu ibadah individu dapat mengembangkan diri seperti menjadi lebih sabar, ikhlas dan penuh perhatian. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam, selain itu individu juga menjadi lebih baik kepada diri nya dan orang lain sesuai dengan nilai nilai agama
Sedangkan psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa bagaimana manusia berinteraksi, didalam psikologi pun terdapat aliran yang berdasrkan dengan nilai-nilai spiritual Islam mewajibkan umatnya beribadah bagi kebaikan dirinya. Ibadah yang dilakukan seorang muslim tidak memberi manfaat dan mudarat bagi Allah
Nilai Ibadah Dengan Kesehatan Psikologis
Banyak nilai yang dapat kita ambil dari ibadah seperti:
1. Shalat, shalat adalah ibadah wajib bagi umat muslim, gerakan yang teratur dan penuh khusyuk membantu menenangkan diri, do’a dan dzikir yang terus menerus membantu kita untuk menguatkan diri. Hal ini sejalan dengan mindfullness yang sesuai dengan psikologi modern, dimana membuat individu mengatasi gangguan pikiran dan mengatasi emosi negatif.
2. Zakat dan sedekah, zakat dan sedekah adalah bentuk ibadah sosial, jelas saja dari sini kita mendapatkan nilai sosial. Tidak berhenti disana zakat dan sedekah membantu kita menumbuhkan rasa empati, rasa syukur, dan kebahagiaan. Dari psikologi positif hal ini dapat meningkatkan perasaan puas serta mengurangi depresi.
3. Tawakal, seperti yang telah di jelaskan diatas tawakal atau berserah diri membantu kita untuk mengurangi stress akan hal yang tidak bisa kita ubah. hal ini juga sejalan dengan teori coping dalam psikologi dimana penyerahan diri kepada kekuatan yang lebih besar dapat membantu mengurangi tekanan emosional.
Selain itu, seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa ibadah tidak hanya manusia berhubungan dengan tuhan, tapi juga manusia dengan manusia. Ibadah itu bisa mencakup kegiatan sosial, olahraga, bekerja, gotong royong, dan hal hal positif lain nya
Sejalan dengan itu, hal hal ini dapat membantu kita untuk beberapa masalah psikologis dimulai dari kegiatan sosial, olahraga, gotong royong. Hal hal ini adalah hal hal yang dibutuhkan oleh manusia.
Dari sini kita dapat mengambil bebrapa poin bahwa ibadah bukan hanya berhubungan dengan tuhan tapi juga berhubungan dengan manusia. Selain itu ibada juga memiliki hubungan dengan Kesehatan psikologis. Banyak hal-hal kecil yang tidak pernah kita sadari yang dapat membantu kita. Tetapi setiap hal harus ada usaha, sehingga ketika masalah bertambah besar jangan lupa meminta bantuan teman dan bantuan professional. Healty mind helaty life

No responses yet