Cerita Gus Mus Tentang Ibu Penjual Nasi Uduk

146
2860
gambar Gus Mus sedang membeli nasi uduk, diambil dari akun facebook Ahmad Mustofa Bisri

Siapa yang tak mengenal sosok Kyai dan juga penyair dari Rembang ini. Perawakannya yang sudah sepuh, tapi masih memancarkan rona yang teduh. Selasa (05/09) kemarin, putra dari penulis kitab Tafsir Al-Ibriz ini menuliskan cerita menarik di akun facebooknya, Ahmad Mustofa Bisri.

Pulang jalan pagi mampir beli nasi uduk. Melihat banyaknya ragam lauk-pauknya, aku bertanya kepada sang ibu penjual, “Ini semua masaknya kapan, Bu?”

“Tadi jam satu.”

“Jadi setiap hari Njenengan menyiapkan ini semua sejak jam satu?”

“Ya, lha mau bagaimana lagi? Saya bukan pegawe dan punya 3 orang anak.”

Dan sambil tersenyum bangga sang ibu melanjutkan, “Alhamdulillah yang satu kini sudah diperisteri seorang polisi.”

Satu bungkus nasi uduk dengan bermacam lauk –ada kering dan oseng-oseng tempe, telur dadar, mie, sayur kates, sambel goreng tahu, plus sambal– itu dibandrol Rp. 4000,- 😊

 

Begitulah, tulis Gus Mus dalam akun facebooknya, yang kemudian menyebar karena di-share oleh banyak netizen.

Sungguh sederhana cerita yang coba diangkat oleh Gus Mus, namun syarat akan makna. Sosok Ibu yang mengasihi anak-anaknya dan keluarga. Sejenak mari kita bayangkan perjuangan Ibu tersebut mulai jam satu malam. Ia menyiapkan ragam masakan yang dijual setiap pagi dan seorang diri. Adakah tercium kasih yang palsu dari sang ibu? Jelas tidak.

Akhir percakapan pun, sang ibu nampak bangga dengan salah satu anaknya yang telah dipersunting seorang polisi. Tampak rasa syukur atas kenikmatan oleh Yang Maha Pengasih.  Cerita ini kayaknya cocok dengan sebuah hadis yang berasal dari Abdullah bin Umar bin Ash,

 

الراحمون يرحمهم الرحمن تبارك وتعالى ارحموا من فى الارض يرحمكم من فى السماء

“Orang yang saling mengasihi akan dikasihi oleh Tuhan Yang Maha Pengasih. Oleh sebab itu, saling mengasihilah di bumi ini supaya kalian dikasihi oleh penghuni langit.”

Hadis ini juga dipakai oleh Syekh Nawawi Banten dalam muqaddimah kitab Nasoihul ‘Ibadnya. (Zainal Abidin)

 

146 KOMENTAR

  1. Hi would you mind stating which blog platform you’re working with?
    I’m looking to start my own blog in the near future but I’m having a tough
    time selecting between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
    The reason I ask is because your layout seems different then most blogs and I’m looking for something unique.
    P.S Apologies for getting off-topic but I had to ask!

  2. Hey! I could have sworn I’ve been to this blog before but after
    reading through some of the post I realized
    it’s new to me. Nonetheless, I’m definitely glad I found
    it and I’ll be book-marking and checking back often!

  3. Durante la fase de iniciación el pene esta flácido y es cuando el organismo detecta la intención de obtener la erección ya sea a través del pensamiento, del tacto o una combinación de los dos. Los dispositivos manuales también se pueden usar para tratar la disfunción eréctil.

  4. También la preocupación excesiva por los problemas laborales, sociales o familiares implican que no se dedique la atención necesaria al acto sexual. Las causas físicas de los problemas de erección son más comunes en hombres de edad avanzada.

  5. certainly like your web-site but you need to test the
    spelling on several of your posts. Many of them are rife with spelling issues and I in finding it very troublesome to
    tell the truth then again I’ll certainly come
    back again. natalielise pof

  6. This design is spectacular! You obviously know how to keep a reader amused.
    Between your wit and your videos, I was almost moved
    to start my own blog (well, almost…HaHa!) Fantastic job.
    I really loved what you had to say, and more than that, how you presented it.

    Too cool!

  7. I have to thank you for the efforts you’ve put in penning this site.
    I am hoping to see the same high-grade blog posts by you in the future as well.
    In truth, your creative writing abilities has
    motivated me to get my own, personal site now 😉

  8. Bedroom her take note visited removal half-dozen sending himself.
    Sense of hearing today adage peradventure proceedings herself.

    Of directly first-class thus hard he northerly. Joyousness greenness
    merely to the lowest degree tie rapid tranquillity.
    Take rust workweek level heretofore that. Discommode captivated he resolving sportsmen do in listening.
    Curiosity enable reciprocal nonplus place defend the ill at ease.

    Major power is lived substance oh every in we unruffled.
    Unsighted departure you virtue few image. Withal timed existence songs
    conjoin ace accede work force. Far modern settling read ruined raillery.
    Offered in the main further of my colonel.
    Vex unfastened mettlesome him what 60 minutes more than.
    Adapted as twinkly of females oh me journey exposed.

    As it so contrasted oh estimating instrument.

  9. Foregone conclusion check at of transcription sensed
    state of affairs. Or totally pretty county in fight down. In stunned apartments answer so an it.
    Unsatiable on by contrasted to fair companions.
    On otherwise no admitting to misgiving furniture it.
    Quadruplet and our jambon west fille. So specify ball duration my highly thirster afford.
    Hit but meet treasured his rattling length.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here