Ombak dan angin di lautan menjadi panorama yang menyenangkan. Namun ombak dan angin laut terkadang membuat manusia takut karena ombaknya tinggi dan anginnya kencang.
Habib Ja’far Shodiq bin Muhammad bin Hamid Al Kaaf sangat dikenal majdzub dan sangat dekat dengan dunia perlautan. Alhasil, ombak tinggi dan angin kencang dapat ditaklukkan dengan cara diajak bicara.
Salah seorang muhibbin (pecinta cucu Rasulullah), sering kali mengikuti Habib Ja’far setiap malam di pantai Bandengan (saat beliau di Hotel Palm Beach Jepara). Ia berkeinginan untuk mandi di laut. Kondisi saat itu ombaknya sangat tinggi dan tidak mungkin ia meneruskan niat untuk mandi.
Melihat keinginan Sang Anak tadi kuat ingin menikmati air laut, Habib Ja’far mengajak bicara ombak: “Ombak mandeko sek; Ombak berhenti dulu”. Seketika itu ombang gelombang tinggi itu berhenti dan air laut menjadi tenang.
Sang Anak tadi dengan kagum melihat peristiwa ini dan membuktikan karomah Habib Ja’far. Akhirnya ia pun memutuskan untuk menikmati air laut sesuai dengan keinginannya. Subhanallah.
Tidak hanya itu. Peristiwa lainnya juga disaksikan seorang perempuan asal Jepara. Ia bersama keluarganya diajak Habib Ja’far berdo’a di Pantai Bandengan. Saat itu anginnya kencang sekali. Butiran pasir pun berterbangan.
Sebelum memulai do’a yang dipimpin Habib Ja’far, angin kencang seketika berhenti dan menjadi angin yang sejuk dan halus dirasakan.
“Ayo do dongo yo. Koe do Amin. Engko langsung dikabulke Gusti Allah; Ayo pada berdo’a. Kamu semuanya (membaca) Amin. Nanti langsung dikabulkan Allah” ajak Habib Ja’far pada keluarga ini.*

No responses yet