Dalam sub bab selanjutnya, Imam Ghozali membahas apa hakikat adzab kubur itu.

Setelah kita tau inti diri kita itu sejatinya adalah ruh ruhaniyah, maka dawuh Imam Ghozali, sebenarnya yang dinamakan kematian adalah hancurnya badan. Sedangkan inti diri kita, yaitu ruh kita, tetap abadi hingga di akhirat kelak. Hanya berpindah alam.

Artinya, kalo kita terlalu asyik dan fanatik dengan jasad kita di alam dunia ini saja, itu satu keanehan. Karena sejatinya, dunia ini satu persinggahan sementara dan jasad ini satu kendaraan menuju tujuan utama. Pasti satu saat kita tinggalkan.

Bayangkan badan kita itu bus kota yang kita tumpangi menuju satu terminal. Lazimnya, kita naik bus itu, gak punya rasa ikut memiliki bus itu walau kita ikut numpang. Kalo sampai kita punya rasa memiliki bus itu, aneh sekali. Kalo kita udah sampai tujuan dan ndilalah kita ketiduran, kita pasti dibangunkan kondekturnya karena waktunya turun. Dan kita harus mau turun karena bus itu bukan milik kita, bus itu bukan rumah kita. Kalo kita ngotot gak mau turun dgn alasan kita suka tinggal di bus itu, kita pasti diusir paksa dan ditendang keluar sama kondekturnya. Kita pun dianggap orang gila. Itu udah pasti.

Misal alasan kita gak mau turun dari bus itu karena hujan deras, itu karena kita gak siap menghadapi hujan itu. Atau alasan takut dipalak preman terminal, sehingga beranggapan lebih aman tinggal di bus. Karena kita gak cukup nyali menghadapi preman. Tapi apapun alasan kita, ketetapan kondektur gak akan berubah, bahwa siapapun yg udah nyampe tujuan harus keluar, kalo gak ya diusir paksa. Nah, itulah ilustrasi kenapa orang takut kematian.

Makanya, dawuh Imam Ghozali, kematian itu ditakuti orang karena orang itu punya keterikatan perasaan pada dunia. Karena siksaan terbesar seorang pecinta pada sesuatu itu adalah berpisah dengan sesuatu yg dicintai itu. Sebesar apa cinta kita, sebesar itu pula adzab yang akan menimpa kita. Dan dia gak bisa membayangkan apa yg akan terjadi kalo ada perpisahan. Andai gak ada rasa cinta, ya gak gimana-gimana.

Kesimpulannya, dawuh Imam Ghozali, adzab kubur itu sejatinya ditakuti karena dua hal. Berpisah dengan yang dicintai dan tidak akan siap dengan hal yang akan dihadapi selanjutnya.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *