Inilah Jejak Pendidikan KH. Hasyim Muzadi yang Jarang Diketahui Publik

0
93
Sofiuddin (kanan) bersama salah satu peserta bedah buku

Tangerang Selatan, Jaringansantri.com – KH. Hasyim Muzadi selama ini dikenal sebagai tokoh yang lahir dari rahim pesantren modern Gontor. Sebagai tokoh NU yang sangat disegani, ternyata beliau juga memiliki jejak pendidikan salaf hingga thariqah. Hal ini disampaikan oleh Sofiuddin, santri beliau dalam bedah buku Pusaka Kebangsaan; Sinergitas Islam dan Indonesia pada Sabtu, (02/02) di Islam Nusantara Center.

Buku ini, merupakan kumpulan buah fikiran KH. Hasyim Muzadi yang dihimpun dari berbagai artikel, ceramah, dan pertemuan-pertemuan penting beliau mulai 2004 hingga wafat.

 

Buku Pusaka Kebangsaan: Sinergitas Islam dan Indonesia

Sofiuddin selaku penulis mengatakan bahwa proses pembuatan buku ini terbilang unik, karena sebelum dipublish telah dibedah dan dibahas terlebih dahulu oleh tim ahli, baik dari sahabat Abah Hasyim maupun dari pemerintahan. Termasuk yang memberikan saran judul adalah KH.Solahuddin Wahid.

Bedah buku kali ini menarik, karena selain membedah fikiran-fikiran Abah Hasyim, juga membahas pribadi tauladan hingga jejak pendidikan beliau yang jarang diketahui publik.

KH. Hasyim Muzadi memang mondok di Gontor kemudian S1 yang sekarang jadi UIN Malang. Gontor merupakan almamater yang sering diexpose, karena beliau sering kali melakukan kegiatan disana, dan menjadi tempat yang strategis untuk bertemunya para pengurus NU, Muhammadiyah dan ormas lainnya.

“Tapi beliau juga mondok di Lasem, beliau juga murid KH. Sahal Mahfudz, murid dari empat tokoh thariqah, memang beliau meminta agar tidak mengexpose thariqahnya. Salah satu gurunya yaitu Syekh Abul Fadhol Senori. Mbah Fadhol inilah yang membimbing KH.Hasyim Muzadi sebelum melejit namanya,” ujar penulis.

Tambah lagi, beliau juga murid dari KH. Anwar Nur dari Bululawang Malang.

Gus Milal juga menambahkan, kalau nyantrinya KH.Hasyim Muzadi di Mbah Fadhol itu sebelum ke Gontor. Jadi masih Adek angkatan dari KH. Sahal Mahfudz dan KH. Maemun Zubair.

“Selain itu, beliau memang lahir dari trah yang bagus sekali. Kyai Muzadi, ayah beliau itu termasuk kyai yang terkenal di Tuban, sahabat KH. Mahfudz Pati, Ayah dari KH. Sahal Mahfudz. Namun, ilmu logika KH. Hasyim Muzadi sangat terpengaruh oleh Mbah Fadhol Senori,” ungkap penulis Masterpiece Islam Nusantara.

Silsilah sanad keilmuan KH.Hasyim Muzadi juga banyak didapatkan dari kakak kandungnya.

“KH.Nafi’ Abdillah Pati pernah mengatakan kalau KH.Muchit Muzadi banyak mempengaruhi keilmuan KH. Hasyim Muzadi, yang mana KH.Muchit merupakan murid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari dan bersambung ke KH.Kholil Bangkalan,” tutur santri terdekat Abah Hasyim ini.

(Zainal Abidin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here