_”Menerima terhadap sesuatu berarti siap menerima dengan segala konsekwensinya”_
Kaidah Fikih
Tidak jarang dalam hidup seseorang harus dihadapkan antara dua pilihan yang sama-sama sulit. Bahkan terkadang pilihan itu hanya untuk diterima, bukan ditolak. Pilihan yang tak dapat terhindarkan dalam kehidupan. Misalnya saja seseoranh harus memilih bekerja dahulu atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Memilih menikah terlebih dahulu atau bekerja terlebih dahulu. Memilih menikah atau menjomblo.
Apapun pilihan yang telah ditentukan seseorang dalam hidupnya, maka itulah yang harus diperjuangkan. Mislanya, sekali seseorang memilih melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi dahulu dari pada bekerja, maka ia harus bertanggung jawab atas pilihannya. Begitu juga ketika seseorang memilih menikah dahuru dari pada bekerja. Maka setiap pilihan terdapat konsekwensinya masing-masing. Sebagaimana kaidah fikih berbunyi, “Meneriam terhadap sesuatu berarti siap menerima dengan segala konsekwensinya.”
Jika seseorang lebih memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dahulu misalnya, maka ia harus siap untuk belajar giat sekaligus siap untuk tertinggal dengan kawan-kawan seusianya yang sudah bekerja. Siap menahan godaan teman lebih sukses terlebih dahulu dari segi finansial. Siap mengejar ketertinggalan.
Contoh lain misalnya, jika seseorang menerima pilihan untuk menikah terlebih dahuku maka ia harus berkesadaran untuk segera menemukan mata pencaharian guna memperoleh penghasilan. Sekali ia telah melangkahkan diri dalam pernikahan, memiliki pasangan hidup maka ia harus berupaya mencukupi kebutuhan hidupnya. Termasuk segera tancap gas untuk bekerja.
Nah kira-kira demikianlah dalam hidup ini. Jika menerima sesuatu maka harus siap dengan segala konsekwensinya. Menerima segala pilihan harus mampu bertanggung jawab atas polihan tersebut. Maka dari itulah, jangan mudah menentukan pilihan, jangan mudah menerima segala sesuatu tanpa disertai kesadaran akan segala konsekwensinya.
Wallahu A’lam Bisshawab
Kediri, 13-01-2020.

No responses yet