Sabah salah satu dari 13 negeri yang terdapat di Malaysia dan merupakan negeri kedua terbesar di Malaysia sesudah Serawak yang terletak di Utara pulau Kalimantan, yang merupakan pulau ketiga yang terbesar di dunia. Ibukota negeri Sabah adalah Kota Kinabalu, yang dahulunya dikenali sebagai Jesselton. Sabah juga sering dirujuk sebagai “Negeri di Bawah Bayu” karena kedudukan negeri tersebut yang sangat strategik di bawah laluan angin muson dan tidak pernah dilanda ribut badai taufan, kecuali beberapa ribut tropika berskala kecil saja.
Asal-usul nama “Sabah” dikatakan kurang jelas, dan terdapat banyak teori yang telah timbul. Salah satu contoh teori ialah ketika Sabah masih di bawah pemerintahan Kesultanan Brunei, ia dirujuk sebagai Saba kerana kehadiran pisang saba, nama sejenis pisang yang dinamakan ‘pisang Saba’ oleh masyarakat Bajau kerana pisang tersebut banyak sekali ditanam di sekitar pantai barat Sabah. Pisang ini juga dikenali sebagai ‘pisang menurun’ oleh masyarakat tempatan di kawasan berkenaan yang mana terdapat perbedaan antara ‘pisang Saba’ dan pisang lain yang tumbuh di sana
Dalam catatan sejarah, daerah pernah menjadi bagian dari kesultanan Brunei, tapi kemudian menjadi bagian kesultanan Sulu, Filipina Selatan. Pada masa pemerintahan kolonial Inggris wilayah Sabah ini menjadi daerah sewaan sampai menjadi bagian negara Malaysia. Rupa-rupanya baru-baru ini, para bangsawan Sulu dari Filipina dan dari wilayah ini menuntut negara Malaysia untuk mengembalikan Sabah menjadi dalam penguasaan mereka sebagai ahli waris yang sah. Malaysia tak merasa mengambil hak atas Sabah dan Sabah memang milik mereka ketika dimerdekakan Inggris. Malaysia tidak peduli dan tak ada hubungan sejarah dengan Sabah masa lalu.
Sempat terjadi peperangan antara tentara kesultanan Sulu dari Filipina Selatan dan pejuang Sulu di tanah Sabah sendiri dengan tentara Malaysia yang menelan banyak korban dikedua-belah pihak dan nampaknya dimenangkan oleh tentara diraja Malaysia.

No responses yet