Oleh: Rudi Wicaksono (mahasiswa universitas dirgantara marsekal Surya darma Jakarta)
Agama merupakan sarana yang menjamin kelapangan dada dalam individu dan menumbuhkan ketenangan hati pemeluknya. agama akan memelihara manusia dari segala bentuk perilaku menyimpang, dan menjauhkanya dari tingkah laku yang negatif. Bahkan agama akan membuat hati manusia menjadi jernih, halus, dan suci. Di samping itu, agama merupakan benteng pertahanan bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai macam perilaku yang tidak sesuai dengan norma- norma yang berlaku di masyarakat.
Kehadiran agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad Saw, diyakini dapat menjamin terwujudnya kehidupan manusia yang sejahtera lahir dan batin. Di dalamnya terdapat berbagai petunjuk tentang bagaimana seharusnya manusia itu menyikapi hidup dan kehidupan ini secara lebih bermakna dalam arti yang seluas-luasnya.
Islam merupakan agama yang membawa kedamaian, rasa persaudaraan, cinta kasih, dan tolong menolong. Agama yang telah di ridhai oleh Allah swt. kepada hambanya. dalam Al Quran, semua Nabi memilih islam sebagai agama mereka untuk mencapai tujuan akhir dari kehidupan mereka, yaitu kehidupan akhirat.
Sebagai ummat islam kita tentunya harus memahami makna dari agama yang kita anut. Karena dengan mengerti makna dan maksud dari ajaran islam, maka di harapkan kita akan senatiasa melaksanakan kewajiban kita sebagai umat islam dengan penuh keikhlasan dan kekhusyuan.
- Makna Agama Islam
Islam atau dalam bahasa Arab disebut al-islām yang berarti “berserah diri kepada Tuhan” adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah SWT. Agama ini dianut lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia. Dengan demikian, Islam adalah agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen. Islam memiliki arti “penyerahan”, atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti “seorang yang tunduk kepada Tuhan”, atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan.
Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
Sedangkan dalam Al Quran terdapat beberapa makna yang memberikan penjelasan tentang islam seperti berikit ini:
- Islam berarti berserah diri sebagaimana firman Allah
dalam Alquran surah Ali Imran ayat 83 yang artinya:
“maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-nya-lah mereka berserah diri segala apa yang di langit dan dibumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan (QS.3:83)”
dalam ayat dapat di katakana bahwa berserah diri (islam) dari segala apa yang ada di langit dan di langit dan di bumi artinya segala benda dan makhluk lain seperti batu, air, pohon-pohonan, bulan, bintang, kambing, kerbau dan sebagainya mereka islam (berserah diri kepada Allah) termasuk manusia, sebagaimana firman Allah yang artinya:
“Ibrahim bukan seorang yahudi dan bukan pula nasrani akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri kepada allah dan sekali bukankah dia termasuk golongan orang orang musyrik (Q.S.3:67) “
QS. Ali Imran Ayat 83
QS. Ali Imran Ayat 67
- Islam sama dengan arti sujud yaitu tunduk, patuh, taat, kepada aturan Allah (sunnatullah) sebagaimana firman Allah
yang artinya:
“hanya kepada allah sujud (tunduk,patuh,taat kepada Allah)segala apa yang di langit dan di bumi baik dengan kemauan sendiri atau pun terpaksa sujud taat tunduk pula) bayang bayang di waktu pagi dan petang (Q.S 13:15)”
dalam ayat di atas dijelaskan bahwa kata islam mempunyai arti sujud yakni tunduk dan patuh kepada aturan aturan allah dan taat kepada syariat nya sebagaimana dalam ayat lain yang artinya :
“dan sesungguhnya di antara kamu ada orang orang yang taat dan ada orang orang yang menyimpang dari kebenaran barangsiapa yang taat maka mereka benar benar telah memilih jalan yang lurus (Q.S jin:14).“
3. Islam sama dengan Dien dalam arti tata cara hidup dan cara beribadah. Sebagaimana dalam alquran
“Bagimu agamamu dan bagiku agamaku (Q.s 109:6)
Islam dalam pengertian dien yang lebih luas lagi seperti mengandung aspek hukum syariat dan aspek lainya yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan agama yang datang dari Allah untuk mengatur hidup dan kehidupan manusia dalam hubunganya dengan Allah dan dengan manusia bumi dan alam lain yang lebih luas dn menyeluruh seperti firman Allah yang artinya:
“dan telah disyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah di wasiatnya kepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepada mu dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim musa isa yaitu tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-oarang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-nya dan member petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya) “(Q.S 42:13)
dalam ayat di atas dapat ditarik pengertian bahwa dien dalam aspek ajaran bagi para nabi adalah sama yaitu tauhidullah termasuk agama yang dibawa nabi muhammad yaitu deinul islam. Islam dalam arti dien dijelaskan pula dalam surah ali imran ayat 19 dan 85 yaitu:
“sesungguhnya agama (yang diridhai ) di sisi allah adalah islam” (Q.S 3:19)
“barangsiapa mencari selain agama islam maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat tetmasuk orang-orang yang rugi (Q.S 3:85)
Ayat-ayat di atas menjelaskan beberapa makna islam yang terdapat dalam al quran,sebernanya jika digali makna islam itu pengertiannya sangat luas dan sangat beragam tetapi saya tidak bisa menjelaskan semuanya di sini mudah-mudahan di lain kesempatan saya bisa membahas makna islam lebih banyak lagi.
KESIMPULAN
Makna dalam arti kata selamat, maka islam adalah jalan hidup (way of life) satu-satunya yang paling selamat mengantarkan manusia sampai tujuan akhirnya.yaitu kehidupan akhirat. Dalam konteks perjalanan, tujuan hanya dapat dicapai melalui jalan yang ditempuh. Sedangkan sebuah jalan, ia memiliki cara dan aturan.
SARAN
Akhirat adalah tujuan akhir dari perjalanan manusia, cara yang terbaik adalah cara Rasulullah, dan aturan yang digunakan adalah berdasarkan Al Quran dan Sunnah, dan islam adalah bentuk dari gabungan antara aturan dan cara tersebut (Al Quran & Sunnah + Cara Rasulullah) yang membetuk jalan yang paling selamat untuk mencapai tujuan dari perjalanan manusia yaitu bahagia di Dunia dan bahagia di Akhirat
Referensi :
BAB II : MAKNA AGAMA ISLAM. Diakses pada 17 Mei 2015
http://ahmadfadliaf7.blogspot.com/2015/05/contoh-makalah-agama-islam.html?m=1

No responses yet