(Perempuan Suci, Pengabdi, Menjejak Langit Ilahi: Membincang Biografi, Hikmah dan Keteladanannya)
Makalah ini akan mengurai hamba Allah yang diberikan keistimewaan luar biasa dibandingkan kebanyakan manusia, bahkan satu-satunya perempuan “suci”yang berada di muka bumi ini, dan termasuk perempuan terbaik sepanjang sejarah manusia. Namanya bukan lagenda, kisahnya bukan dongeng, keistimewaanya bukan khurafat, mengagungkan bukan memuja buta, ia adalah seorang hamba Allah yang dekat dengan Tuhan. Ia bukan bidadari, bukan pula orang sakti, ia perempuan “biasa” seperti perempuan lainnya di muka bumi, tapi Allah memberikan keistemewaan “suci”. Sosok teladan sepanjang zaman. Namanya diabadikan menjadi nama surat dalam Al-Qur’an, dan namanya tersebar di dalamnya sebanyak 34 kali, dialah Maryam binti Imran.
Syaikh Al-Islam dalam Majmu’ Fatawa (4/334) dan (11/95), Shawaiqul Mursalah (3/1002), Thariqul Hijratain (349-350), Hadis (Turmudzi, 3878), (Bukhari 3815, 3432), (Muslim, 2430), diantaranya hadis Nabi yang bersumber dari Anas, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Cukuplah bagimu (yang termasuk) dari wanita (terbaik) di dunia (yaitu) Maryam binti Imran, dan Khadijah binti Khuwailid, dan Fathimah binti Muhammad, dan Asiyah Istri Fir`aun” (Hr. Tirmidzi). Ada 34 yang tersebar dalam beberapa surat, Al-Baqarah (2), A Imran (7), An-Nisa (4), al-maidah (10), at- Taubah (1), Maryam (3), al-mu aminun (1), al-ahzab (1), al-zuhruf (1), al-hadid (1), alshaf (2), al-tahrim (1).
Ada bebrapa ulama tafsir yang menyebutkan 30, dan penyebutan ini berbeda pendapat, karena berbeda dalam cara pandangnya. Al-Qur’an “Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (dimasanya)”. (QS.Ali Imran:Ayat 33).
Al-Qur an, hadist dan beberapa sejarah Islam banyak membahas Maryam binti Imran ini, penulis sedikit akan urai silsilah keluarganya dan biografi lengkapnya.
Biografi Maryam
Nama: Maryam
Umur : 56 Tahun
Ayah : Ali Imran bin Matsan bin Alngazir bin Alyud bin Akhnaz bin Shaduk bin Ayazuz bin bin Ilyaqim bin bin Aybud bin Zaryabil bin Syaltal bin Yuhina bin Barsya bin Amon bin Meisya bin Hezkia bin Ahaz bin Mustam bin Azariya bin Yuram bin Yusafad Esya bin Abiba bin Rahba am bin Sulaiman bin Daud. Terdapat perbedaan dari Muhammad bin Ishaq, tetapi tetap dalam keturun Daud.
Ibu : Hannah binti Faqudha, beliau adalah saudari dari istri Nabi Zakariyah
Tempat Lahir: Nashirah (Arab) Nazareth(Ibrani) Palestina
Setiap nama yang tertera pada seseorang untuk menunjukkan tanda (signifikasi), karakter dan misteri yang ada padanya. Nama Maryam, menurut Ibnu Asyur (At-tahrir wa al-tanwir, 594). berasal dari bahasa Ibrani yang kemudian ditulis dalam bahasa Arab (مريم) yang dalam bahasa Arab tidak memiliki arti, ia hanya sebagai nama saja. Dan orang Arab memahami Maryam adalah karakter perempuan baik. Menurut Najmdin Annafti Maryam adalah nama yang berasal dari Bahasa Ibrani (Miryam) yang digunakan oleh saudara Musa AS, dan ibunya memberi nama Maryam sebagai tabarruk kepada Maryam saudara Musa dan Harun dari kalangan Bani Israil.
Selengkapnya dapat dibaca
http://repository.uin-malang.ac.id/1912/
(Presented at Maria Menurut Pandangan Katolik dan Islam, Ahad, 21 Mei 2017, Aula Bruderan Budi Mulia Lawang Malang)

No responses yet