Menjadi manusia itulah suratan takdir kita, menjadi kehendak Allah sebagai subhnahu wa ta’ala. Menjalankan kewajiban sbg khalifatullah dan Abdullah secara berkualitas dan seimbang dlm kehidupan di dunia. Adakah masih ada upaya2 konkret untuk mewujudkan rencana itu menjadi kenyataan?
Secara tidak sadar, kita masih menjadi manusia di atas kertas. Kemanusiaan kita masih berbentuk sebuah proforma. Kita masih harus terus berupaya untuk memanusiakan jiwa kita.
Kemampuan manusia untuk “MEMBERI” membedakan dirinya dari kalangan hewan. Kemampuan hewan untuk memberi sangat terbatas. Kemampuan manusia hampir tanpa batas. Makanan yg menjadi energi dalam diri seekor hewan, digunakan untuk keperluan dirinya saja. Hanya sedikit yg digunakan untuk sesuatu yg lain. Sebaliknya, manusia sesungguhnya hanya membutuhkan sedikit energi bagi dirinya. Lebih banyak energi yg dapat digunakannya untuk kepentingan umum yg lebih luas. Inilah kelebihan manusia. Inilah keunggulan manusia. Karena itu, sungguh tidak kodrati bila manusia hidup untuk dirinya sendiri. Sungguh tidak alami, bila ia hanya memikirkan kepentingan diri. Manusia seperti itu melecehkan kemanusiaan dirinya sendiri.
Manusia yg menyirami akar nilai2 memberi tsb dalam dirinya, berada dalam perjalanan menuju Kesadaran Ilahi. Kemanusiaan itu adalah bagai anak2 tangga yg dapat mengantar anda dan saya kepada-Nya, perjalanan vertikal. Sebaliknya, naluri hewani – nilai2 mementingkan diri, mengagungkan diri, menakut-nakuti, membenci dan lain sebagainya, akan menyeret kita ke bawah. Kembali ke derajat hewan.
Kemungkinan yg dimiliki manusia tidak dimiliki oleh makhluk2 lain di atas muka bumi ini. la bisa meningkatkan kesadaran dirinya dan menjadi Manusia yg siap menghadap Allah. Bisa juga jatuh dan menjadi Manusia Binatang, Insan Hewan. Pilihan di tangan kita sendiri.
the essence of the book, Dalam buku Niti Sastra, Kebijakan Klasik bagi Manusia Indonesia Baru dan Surah Surah Terakhir Al Qur’an Bagi Orang Modern karya Anand Krishna. Shared by Ahmad Zaini Alawi Khodim JAMA’AH SARINYALA

No responses yet