Salah satu kebaktian seorang anak kepada orangtuanya yang sudah meninggal dunia adalah ziarah ke makam mereka. Sebenarnya ziarah anak pada makam orang tuanya, dianjurkan seminggu sekali terutama pada hari Kamis atau Jum’at atau Sabtu. Namun, jika tidak mampu seminggu tiga kali, seminggu sekali, sebulan sekali dan setahun sekali.
Sesungguhnya antara anak yang masih hidup dan orangtua yang sudah meninggal dunia masih ada hubungan yang sangat erat. Anak terutama anak saleh tidak putus hubungan silaturrahminya dengan orangtua yang sudah meninggal dunia, termasuk juga amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat. Apapun kebaikan dan keutamaan yang dilakukan anak saleh akan sangat bermanfaat bagi orangtuanya yang telah tiada, entah dikatakan diberikan atau tidak amal ibadahnya akan sampai dan diterima Allah. Apalagi anak saleh itu, selalu saja menghadiahkan berbagai kebaikan kepada orangtuanya yang sudah wafat, bisa membantu, melengkapi dan menyempurnakan amal yang kurang dari orangtuanya.
Selain ziarah, kebaktian anak yang lain adalah menyambung kembali dan makin mempererat tali silaturrahmi atau persaudaraan dan kekeluargaan orangtuanya baik dari garis silsilah kekerabatan Ayah maupun Ibu. Juga, anak menyambung kembali hubungan baik dari kawan-kawan atau sahabat-sahabat orangtuanya baik dari pihak Ayah maupun pihak Ibu.
Aku (Humaidy) dan Zulfaisal Putera menemani Gusti Ardiansyah ziarah, tidak sekadar kawan, tapi sudah seperti saudara dan keluarga sendiri. Mudahan kami yang sudah mulai berumur ini dan sudah menjelang senja, tetap berada dan terus termasuk golongan orang-orang yang ashhabul yamin yakni jalan yang lurus, Sirathal Mustaqim. Bukan golongan orang-orang yang ashhabus syimal yakni jalan orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang yang sesat.

No responses yet