Tangerang Selatan, jaringansantri.com- Sungguh beruntung Indonesia memiliki Pancasila. Kelima sila tersebut bukan hanya sebagai dasar negara, namun juga sebagai penuntun kehidupan. Bahkan, jika mengamalkan Pancasila bisa mencapai tingkat kewalian. Begitulah ungkapan Zainul Milal Bizawie, Sabtu (23/09) di Islam Nusantara Center.

“Pancasila, konon kata Kyai Ahmad Kajoran, kalau bisa menekuni salah satu sila saja dari Pancasila, bisa jadi wali kalau dilakukan dengan istiqomah. Inilah hebatnya para ulama kita yang mendoakan agar Indonesia dipenuhi keberkahan,” ujarnya.

Dalam ajaran pesantren, memang terdapat ungkapan Istiqomah itu lebih baik dari pada seribu karomah. Jika menilik dari ungkapan Kyai Ahmad Kajoran, bukan tidak mungkin seseorang bisa mencapai tingkat kewalian ketika mengamalkan salah satu sila dari Pancasila dengan istiqomah.

Sebagai santri, memang perlu mengangkat sudut pandang kenegaraan lewat perspektif Keislaman nusantara. Meskipun tidak menutup mata bahwa ideologi dan sudut pandang lain juga memiliki kontribusi terhadap Indonesia.

“Kita coba menggali pemikiran dari sudut Islam nusantara yang orisinil dari ulama kita,” ungkap penulis Masterpiece Islam Nusantara, pada kajian rutin Sabtu kemarin.

Saat ini sedang marak pembahasan ideologi, seperti halnya paham khilafah dan komunis. Paham-paham tersebut masuk ke Indonesia dengan tujuan mengambil kekuasaan untuk menata masyarakat.
Hal ini berbeda dengan politik Islam Nusantara.

“Ideologi secara umum tujuannya untuk menata masyarakat dengan kekuasaan. Namun, politik yang dibawa Islam Nusantara tidak mengejar kekuasaan mutlak.
NU memiliki jalur beda dalam menata masyarakat, seperti halnya mencontohkan kesopanan, amal Sholeh dan lainnya sehingga mampu menunjukkan keadilan,” terang pria yang akrab disapa Gus Milal ini.
(Zainal Abidin)

4 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *