Categories:

Oleh

Nabilla Cindy Putriska

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Memiliki keluarga harmonis menjadi salah satu impian setiap sepasang suami istri, tetapi banyak kondisi keluarga yang mengalama disharmonisasi. Seperti, suami tidak bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, salah satu pasangan melakukan perselingkuhan, kekerasan rumah tangga, dan keluarga tidak rukun atau damai.

Dalam mewujudkan keluarga yang harmonis sering terjadi masalah seperti cemburu, perbedaan pendapat ataupun prinsip yang dapat menyebabkan berakhirnya hubungan atau bercerai.

Untuk membuat rumah tangga menjadi keluarga yang harmonis ada beberapa aspek yang mempengarhinya seperti mempunyai waktu untuk bersama keluarga, saling menghargai keluarga, dan saling mempercayai.

Dalam mewujudkan keluarga harmonis harus diupayakan secara sungguh sungguh dan terus menerus diperbaharui, sesungguhnya tidak mungkin dalam keluarga tidak terjadi masalah yang perlu dilakukan bersungguh-sungguh berupaya dalam mengatasi masalah yang timbul.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *