Ayat Kursi merupakan ayat yg sangat populer di kalangan kaum muslimin. Ayat ini termasuk ayat yg sering dibaca, baik di waktu pagi, di waktu sore, setelah shalat wajib, dan lainnya. Bahkan ayat ini termasuk ayat yg sering dibaca untuk menangkal gangguan jin, dan penyakit lainnya.

Diantara keutamaan ayat kursi ini yaitu seperti yg disebutkan dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abu Umamah al-Bahili Radhiyallahu anhu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِي دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلاَّ أَنْ يَمُوْتَ 

Barangsiapa membaca ayat kursi di akhir setiap shalat, maka tidak yg menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian (HR. Imam Ahmad bin Syu’aib An-Nasai Al Khurasany rahimahullah, wafat 28 Agustus 915 M, Mekkah dalam kitab ‘Amalul Yaum Wal Lailah)

Dalam kitab Masa-il Ajaba ‘Anha, Abul Fadhl Al-Hafidh Syihabuddin Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafi’i rahimahullah (wafat 1449 M Mesir), disebutkan bahwa Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Hakim al-Naisaburi atau Imam Al-Hakim An-Naisaburi rahimahullah (321 – 405 H / 933 – 1012 M Naisabur Iran) dan Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah at-Tirmidzi atau Imam Al-Tirmidzi rahimahullah (824 –  892 M, Termez, Uzbekistan) dalam kitab Nawadirul Ushul Fi Ma’rifah Ahadits War Rasul  menyebutkan bahwa sebelum kita membaca ayat Kursi, maka kita dianjurkan untuk membaca doa munajat berikut, kemudian dilanjutkan membaca ayat Kursi. Doa munajat dimaksud adalah sbg berikut;

اللَّهُمَّ إنِي أُقَدِّمُ إلَيْكَ بَينَ يَدَيَّ كُلَّ نَفَسٍ وَلَمْحَةٍ وَطَرفَةٍ يَطْرُفِ بِهَا أهْلُ السْمَوَاتِ وَأهْلُ الأرْضِ وَكُلَّ شَيءٍ هُوَ فِي عِلْمِكَ كَائنٌ أوْ قَدْ كَانَ وَأُقَدِّمُ إِلَيكَ بَينَ يَدَيَّ ذَلِكَ كُلَّهُ :اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ الاية

Allohumma innii uqoddimuaa ilaika baina yadayya kulla nafasin wa lamhatin wa thorfatin yathrufu bihaa ahlus samaawaati wa ahlul ardhiaa wa kulla syai-in huwa fii ‘ilmika kaa-inun aw qod kaana wa uqoddimu ilaika baina yadayya dzaalika kullahuu; allohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyum (sampai akhir ayat kursi).

Ya Allah, sesungguhnya aku persembehkan kepada-Mu dari diriku setiap nafas, pandangan, dan kedipan yg berkedip dgnnya setiap penduduk langit dan penduduk bumi dan setiap sesuatu yg ada di dalam pengetahuan-Mu atau sudah ada. Dan, aku persembahkan kepada-Mu dari diriku semua itu; allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyum (sampai akhir ayat kursi).

Doa tsb juga sering dibaca oleh Abul Abbas Ahmad Ibnu Idris al-Araishi al-Alami al-Idrisi al-Hasani atau Sayyid Ahmad Bin Idris rahimahullah atau (1750, Fez Maroko – 1837 M Sabya, Arab Saudi).

وَقَالَ جِبْرَائِيل عَلَيْهِ السَّلَام لمُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام إِن رَبك يَقُول من قَالَ فِي دبر كل صَلَاة مَكْتُوبَة مرّة وَاحِدَة اللَّهُمَّ إِنِّي أقدم إِلَيْك بَين يَدي كل نفس ولمحة ولحظة وطرفة يطرف بهَا أهل السَّمَوَات وَأهل الأَرْض وكل شَيْء هُوَ من علمك كَائِن أَو قد كَانَ أقدم إِلَيْك بَين يَدي ذَلِك كُله الله لَا إِلَه إِلَّا هُوَ الْحَيّ القيوم إِلَى آخرهَا فَإِن اللَّيْل وَالنَّهَار أَربع وَعِشْرُونَ سَاعَة لَيْسَ مِنْهَا سَاعَة إِلَّا يصعد إِلَيّ مِنْهُ سَبْعُونَ ألف ألف حَسَنَة حَتَّى ينْفخ فِي الصُّور وتشتغل الْمَلَائِكَة

Wallahu a’lam Semoga bermanfaat

Variety of sources Al-Faqir Ahmad Zaini Alawi Khodim JAMA’AH SARINYALA

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *