Oleh :
Ayu Amira Adishtiya
Fakultas psikologi, Program studi psikologi
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Ketika kita merasa bersyukur atas apa yang kita miliki, kita akan menjadi lebih bahagia dan lebih optimis tentang hidup kita. Ini adalah cara yang luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan kita. Bersyukur juga dapat membantu kita menjadi lebih kreatif, produktif, dan meningkatkan hidup kita melalui rasa aman dan kepuasan.
Namun, banyak orang memiliki masalah dengan tidak mampu bersyukur. Mereka cenderung menjadi insecure dan membandingkan dirinya dengan orang lain. Ini sering menyebabkan siklus negatif yang berdampak buruk pada kesehatan mental.
Untuk menghindari insecure dan membantu kita bersyukur, kita harus mencoba untuk menerima diri kita sebagai individu dan memfokuskan diri padahal-hal yang positif. Terkadang, kita dapat melupakan kelebihan kita dan hanya mengikuti arus orang lain.
Dengan mengingat kelebihan kita, kita dapat mengakui bahwa kita memiliki banyak hal yang bisa disyukuri. Kita juga harus berusaha untuk tidak membandingkan diri kita dengan orang lain. Semua orang memiliki kekurangan dan kelebihan mereka sendiri dan kita harus mencoba untuk menghormati perbedaan ini. Jika kita dapat menerima bahwa semua orang berbeda dan menghargai perbedaan ini, kita dapat lebih mudah menerima diri kita sendiri dan bersyukur untuk apa yang kita miliki.
Kita semua mencari kedamaian dalam hidup kita. Kita semua mencari cara untuk menjadi lebih bahagia dan berkembang. Namun, ada kunci penting yang harus kita sadari jika ingin mencapai tujuan itu: kita harus berhenti merasa insecure.
Secara sederhana, insecure didefinisikan sebagai perasaan yang tidak aman atau takut. Ketika kita merasa insecure, kita jadi frustrasi, khawatir, dan tidak nyaman dengan diri sendiri dan lingkungan kita. Ini adalah cara yang tidak produktif untuk hidup dan dapat menghambat kita dalam mencapai tujuan.
Ini mengapa pentingnya untuk kita menghindari insecure:
• Ketika kita merasa insecure, kita akan menjadi tidak produktif. Kita tidak akan mencapai tujuan dengan efektif, dan tidak akan menggunakan waktu kita dengan bijaksana.
• Insecure dapat membuat kita membuat pilihan yang salah. Kita mungkin akan mengambil jalan yang lebih mudah, yang tidak akan menghasilkan yang kita inginkan.
• kita akan merasa takut untuk mengambil risiko, dan kita tidak akan terbuka untuk peluang baru.
• kita akan terus berputar di lingkaran yang sama, dan kita tidak akan berkembang.
• Insecure akan membuat kita merasa bersalah, tidak cukup baik, dan tidak berharga. Ini akan membuat kita merasa lebih buruk tentang diri kita sendiri.
• kita akan kehilangan kepercayaan diri, dan tidak akan mampu mencapai tujuan kita.
Hadis Tentang Bersyukur
Bersyukur yang merupakan salah satu rasa yang baik bagi umat Islam. Dalam Islam, bersyukur sudah ada di dalam beberapa hadis, diantaranya:
- Hadis Ibnu Abbas
Rasulullah saw bersabda,”Dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu olehnya, yaitu kesehatan dan waktu luang.”
Dari hadis Ibnu Abbas tentang bersyukur mengingatkan bagi seseorang bahwa ada nikmat sehat dan waktu luang yang sering dilupakan. Oleh sebab itu, dengan hadis Ibnu Abbas, menyadarkan seseorang untuk selalu mengucapkan terima kasih kepada Allah Swt atas nikmat hidup yang sudah diberikan. - Hadis Imam Al-Ghazali
Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang mengatakan subhanallah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa yang mengucapkan laa ilaha illallah, maka baginya 20 kebaikan. Barangsiapa mengucapkan Alhamdulillah, maka baginya 30 kebaikan.”
Bagi umat Islam, sebaiknya mengucapkan syukur melalui zikir setiap hari, maka bisa mendapatkan berlipat-lipat kebaikan. Dengan melakukan hal itu, umat Islam akan menjadi lebih dekat lagi dengan Allah Swt dan diberikan kemudahan dalam segala urusannya. - Hadis Ibnu Majah
“Dari Aisyah, kebiasaan Rasulullah jika menyaksikan hal-hal yang beliau sukai adalah mengucapkan ‘Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimusshalihaat.’ Sedangkan ketika menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan beliau mengucapkan ‘Alhamdulillah ala kulli haal.”
Hadis Ibnu Majah tentang bersyukur memberi kesadaran bagi umat Islam bahwa dalam menjalani berbagai macam situasi, umat Islam harus tetap memuji asma Allah Swt. Menyebut asma Allah dalam segala sesuatu merupakan bentuk dari rasa syukur umat Islam atas nikmat hidup serta ujian hidup yang telah diberikan-Nya.
Salah satu cara terbaik untuk menghindari insecure adalah dengan berlatih bersyukur. Bersyukur berarti menghargai semua yang kita miliki, dari hal-hal kecil hingga hal-hal besar. Memfokuskan diri pada hal-hal positif dapat membantu kita merasa lebih bahagia dan menghilangkan insecure.
Kesimpulan
Jadi, jika kita ingin mencapai tujuan kita dan menjadi lebih bahagia, jangan lupa untuk berlatih bersyukur. Jangan biarkan insecure menghambat kita. Selalu ingat untuk tetap optimis dan berterima kasih atas semua yang telah kita miliki. Dengan menghindari insecure, kita akan mencapai tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah.
Referensi
https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-bersyukur/
https://muslim.or.id/30031-jadilah-hamba-allah-yang-bersyukur.html

No responses yet