_”Penunjuk jalan kebaikan seperti orang yang melakukan kebaikan, dan Allah suka menolong orang yang sedang dalam kesulitan.”_

Hadis

Sekecil apapun amal kebaikan yang dilakukan, kelak akan mendapat balasan. Begitu juga, sekecil apapun keburukan yang dilakukan kelak akan diperlihatkan balasannya. Amal baik atau buruk sama-sama akan mendapat balasan.

Jika seseorang sering melakukan kebaikan maka besar kemungkinan kelak akan dibalas oleh Allah dengan surga. Sebaliknya, orang yang sering berbuat buruk sebentar atau lama akan diganjar dengan neraka. Baik kebaikan maupun keburukan sama-sama ada alur balasannya.

Membincangkan amal–utamanya amal baik, penting di sini mengetahui bagaimana agar dapat beramal baik dengan mudah. Salah satu jalan untuk memperoleh kebaikan dengan cepat, yakni memberi wawasan kepada orang lain pada suatu kebaikan. Misalnya, mengajari anak-anak bahwa menipu itu perbuatan tidak baik dan merugikan diri sendiri serta orang lain. 

Jika dirunut orang yang memberi wawasan atau menunjukkan jalan kebaikan pada orang lain sama seperti  melakukannya. Hal ini sebagaimana dalam sebuah riwayat hadis dikatakan, “Menunjukkan jalan kebaikan seperti orang yang melakukan kebaikan.” Dari sinilah kemudian dapat dipahami bahwa melakukan kebaikan dan memperbanyak pundi amal dengan cepat itu mudah. Salah satunya, dengan menunjukkan kebaikan.

Jika dikatakan di atas, bahwa penunjuk kebaikan sepeprti halnya melakukan kebaikan, maka tidak salah jika penunjuk keburukan juga terlibat dalam dosa keburukan itu. Misalnya menunjukkan jalan menuju perjudian. Dengan pemahaman seperti ini menjadi adil antara penunjuk kebaikan dan keburukan. 

Tidak jauh dari itu, orang yang melakukan kebaikan kemudian kebaikan itu ditiru, maka ia dapat pahala kebaikan yang ia lakukan sekaligus pahala dari orang yang mengikutinya hingga sampai kiamat. Sebaliknya, orang yang melakukan keburukan kemudian keburukan itu ditiru orang lain, maka ia juga dapat beberapa dosa. Dosa atas keburukan yang ia lakukan dan dosa orang-orang yang memgikutinya hingga kiamat. Kurang lebih begitu penjelasan Nabi Saw., dalam sebuah hadis.

Nah kiranya demikianlah, untuk memperoleh kebaikan dalam waktu singkat. Meski idealnya penunjuk kebaikan juga melakukan kebaikan, namun menujukkan kebaikan saja sudah dapat pahala. Minimal satu pahala. 

Wallahu A’lam Bisshawab. 

Kediri, 24-01-2021.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *