Cara menghidupkan hidup dalam kehidupan tentu tergantung pada pilihan yang kita pilih. Cara itu pasti membutuhkan pengorbanan untuk menggapainya, kadang sesuai dgn harapan juga terkadang tidak sesuai alias mengalami kegagalan. Untuk melakukan cara pilihan hidup, mensyaratkan pemahaman terhadap tujuan hidup.

Hidup hanyalah kesempatan untuk membuat pilihan2. Segalanya digulirkan dan digilirkan. Setiap manusia lahir, hidup, lalu mati. Kecil, akhirnya membesar. Muda, lama2 tua. Muncul kesenangan, terkadang berganti kesedihan. Sehat dan sakit. Semua fana. Semua pasti selalu berubah, bergerak, dan berjalan. Tetapi semuanya akan berhenti dan berakhir.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, dalam hadist shahih menyebutkan, “Orang yg cerdas itu adalah orang yg mengendalikan dirinya dan mempersiapkan hidup setelah mati.”

Yang terjadi, banyak di antara kita yg tanpa sadar atau tanpa dipikirkan dgn serius berkata, “Hidup itu cukup mengalir seperti air yg mengalir, mau dibawa ke mana ikuti saja aliran air itu. Kalau ada yg menghadang perjalanan air, biasanya air itu tinggal belok ke mana saja yg memungkinkan mengalir. Entah ke kanan atau ke kiri.” 

Padahal kebanyakan orang juga tahu dan memahami bahwa hidup itu adalah pilihan. Hidup senantiasa menawarkan pilihan, entah itu sesuatu yg membahagiakan ataupun menyakitkan, dan semuanya bukan tanpa konsekuensi. Apapun yg kita pilih itulah yg harus kita pertanggungjawabkan. 

Coba kita bertanya pada diri sendiri, apa yg kita cari dalam hidup ini? Jawablah pertanyaan itu dari sudut pandang yg kita mau. Dari sudut kekayaan, harta benda, materi, dan keduniaan. Dari sudut popularitas, jabatan, kehormatan, penghargaan, dan kemuliaan. Atau dari sudut mana pun yg lainnya yg kita mau.

Tanyakan lagi, tentang kematian yg merupakan fase pasti setelah kehidupan. Jika kita berorientasi pada kekayaan, harta benda, materi, dan keduniaan. Tanyakanlah apa dampak itu semua pada fase kehidupan setelah kematian?

Kehidupan memang sebuah bentangan jalan yg akan berakhir. Kematian pasti terjadi siapapun kita. Sebesar apapun kuasa dan jabatan kita. Seluas apapun milik kita. Sekuat apapun perlindungan kita. Begitu mahalnya nilai hidup. Karena itu, setiap orang harus memberi pilihan yg tepat untuk mengisi hidup.

Pilihan dalam hiduplah yg akan menentukan siapa kita

Pilihan dalam hidup juga yg akan menentukan kemana kita nantinya. Pilihan hidup juga yg akan menetapkan seluruh akibat yg harus kita jalani nantinya.

Setiap hari umur bertambah, usia berkurang. Hal itu berarti kematian kian dekat. Tak ada pilihan lain, kecuali kita harus memilih jalan hidup yg benar. 

Bahkan ketika kita memilih pun, sebenarnya dgn sadar ataupun tidak sadar telah melakukan pilihan. Oleh karena itu, berhati2lah dalam membuat pilihan, karena kalau keliru dalam menentukan pilihan, akan mengantarkan kita ke neraka Allah, akan tetapi kalau tepat dalam menentukan pilihan insya Allah akan membawa kita ke surga Allah. Insya Allah.

From various sources by Al-Faqir Ahmad Zaini Alawi Khodim JAMA’AH SARINYALA 

CHANNEL YOUTUBE SARINYALA

https://youtube.com/channel/UC5jCIZMsF9utJpRVjXRiFlg

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *