Ya Nabi salam ‘alaika…

Ya Rasul salam ‘alaika…

Ya Habib salam ‘alaika…

Shalawatullah ‘alaika…

Jelas terdengar alunan shalawat Nabi dan pembacaan Sirah Nabawiyah dari sejumlah masjid dan mushalla dekat rumah…

Ada rindu yang membuncah dalam dada untuk bisa ‘bertemu’ dan ‘melihat’ sosok manusia mulia nan agung, yang Allah dan Malaikat-Nya pun bershalawat kepadanya.

Dari sejumlah referensi dan literatur tentang ‘Sirah Nabawiyah’ yang saya baca, baik yang ditulis oleh sarjana muslim maupun sarjana Barat. Baik yang berbahasa Arab, Inggris maupun Indonesia, hanya ada satu kata sebagai kesimpulan atas bacaan-bacaan tersebut: ‘Great!’ 

Ya, baik sisi lahir maupun batin, sosok agung bernama MUHAMMAD (Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam) adalah tipikal manusia sempurna (al-insan al-kamil).

Benar, bahwa beliau adalah manusia yang tak luput dari khilaf. Sejarah pun mencatat momen-momen ketika beliau keliru berpendapat. Tetapi, di atas segalanya, beliau adalah sosok yang ma’shum (terjaga). Dan keterjagaan beliau itu digaransi oleh Allah Swt.

Alih-alih membincang tentang kekhilafan, kekeliruan, serta ‘kekurangan’ beliau, alangkah baik dan mulianya jika kita memfokuskan diri pada keutamaan yang beliau miliki. Lebih mulia lagi, jika kita berusaha mengikuti (ittiba’) jejak langkah beliau, baik dalam bertutur, bersikap maupun bertindak. Baik dalam berakidah, beribadah, bermuamalah, maupun berakhlak.

Hanya dengan meneladani Sang Uswah Hasanah itulah hidup kita akan mulia, bahagia dan bermakna, baik di dunia ini, maupun di akhirat nanti.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *