Jaringansantri.com, Jakarta — Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. (H.C.) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa santri dan pesantren memiliki peran strategis dalam penyiapan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu ia sampaikan dalam sambutan Santri of The Year 2025 di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Minggu (9/11/2025).

“Santri of The Year adalah kebanggaan sekaligus teladan kita menuju Indonesia maju, Indonesia Emas 2045,” ujar Gus Imin.

Gus Imin menilai santri hari ini bukan hanya basis sejarah perjuangan umat dan bangsa, tetapi menjadi sumber kader ulama dan fuqaha yang tersebar di seluruh nusantara. Ia mencontohkan keberhasilan finalis dan juara Musabaqah Tilawatil Kutub (MTK) yang sudah muncul dari berbagai provinsi, termasuk Aceh yang menjadi juara pertama.

Ekonomi Konstitusi dan Pesantren Sebagai Solusi Bangsa

Menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, Gus Imin memperkenalkan paradigma Ekonomi Konstitusi, strategi pembangunan baru era Presiden Prabowo yang kembali memposisikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai dasar utama.

“Komitmen kembali kepada Pasal 33 membuat negara selalu hadir dan menjadi pelaku yang mengatasi persoalan rakyat secara langsung,” tegas Ketua Umum DPP PKB ini.

Ia menyebut pondok pesantren paling siap menjadi instrumen solusi masa depan karena memiliki tiga syarat mutlak: basis ilmu sebagai pusat rekayasa sosial, kekuatan otonom yang mandiri berbasis pemberdayaan, dan kekuatan kultur nilai ajaran yang sangat kuat.

“Mengatasi kemiskinan itu hanya ada dua yang paling mendasar: pendidikan dan pemberdayaan. Dan pesantren sudah memiliki pengalaman panjang di dua sektor itu,” ungkapnya.

Sejalan dengan Sikap Legislatif

Pesan Gus Imin sejalan dengan pernyataan Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal yang sebelumnya menegaskan bahwa negara harus hadir nyata melalui kebijakan strategis.

“Ditjen Pesantren harus menjadi implementator dari UU Pesantren, dan mempercepat rekognisi serta afirmasi bagi seluruh jenis pendidikan pesantren,” tegas Cucun.

Senada itu, Pendiri Islam Nusantara Center dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Dr. Jazilul Fawaid, juga mengingatkan pentingnya proporsi anggaran negara untuk pesantren.

“Sebelum Indonesia merdeka, pesantren dibangun oleh santri dan kiainya tanpa negara. Indonesia akan makmur apabila santrinya makmur,” tandas Gus Jazil.

Santri of The Year merupakan acara tahunan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Pahlawan oleh Islam Nusantara Center (INC) bekerja sama dengan DPR-MPR RI dan Majlis Pesona.

Kesuksesan Penganugrahan Santri of The Year tahun 2025 tidak lepas dari dukungan besar dari Sponsor, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). Hal ini menunjukkan bahwa dunia perbankan nasional memiliki komitmen kuat terhadap agenda pemberdayaan berbasis pesantren, literasi ekonomi umat, penguatan kemandirian santri, serta transformasi ekosistem keuangan nasional yang semakin inklusif.

Selain itu, tahun ini menjadi spesial dan berbeda karena panitia menambahkan beberapa kategori baru yang mencerminkan semakin luasnya peran santri dalam kehidupan bangsa. Kategori baru tersebut meliputi Santri Bhayangkara Inspiratif, Santri Nayaka Inspiratif, Santri Dhyaksa Inspiratif, Santri Diplomat Inspiratif, dan Santri Atlet Inspiratif.

Berikut Daftar Penerima Penghargaan SANTRI OF THE YEAR 2025 :

1.Santri Inspiratif Bidang Seni & Budaya : Didin Sirojuddin AR, Sukabumi (Maestro Kaligrafi PP Darussalam Gontor)

2.Santri Inspiratif Bidang Dakwah : Gus Ahmad Muwafiq

3.Santri Inspiratif Bidang Pendidikan : Prof. Dr. Muhammad Ishom Elsaha (Rektor UIN Sultan Hasanuddin Banten)

4.Santri Inspiratif Bidang Wira Usaha / Entrepreneur : H. Kholid Mustofa (Pemilik Wisata Edukasi Kampung Cokelat Blitar)

5.Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan Nasional : Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia)

6.Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan Daerah : dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M, (Wakil Gubernur Lampung — PP. Futuhiyyah Mranggen Demak & Pesantren Al-ishom Gleget Jepara).

7.Santri Legislator Inspiratif : Cucun Ahmad Syamsurijal (Wakil Ketua DPR RI)

8.Santri Milenial Inspiratif : Edi Arianto/ Mas Owdy, (Blogger/ Youtuber Sholawat, GP Ansor Sidoarjo)

9.Santri Bhayangkara Inspiratif : Komjen. Pol Ahmad Dofiri, Indramayu — Jawa Barat

10.Santri Nayaka Inspiratif : Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman, Bandung — Jawa Barat

11.Santri Penggerak Perempuan Inspiratif : Dr. Hajah Anggia Ermarini, S.Pd., M.K.M. (Anggota DPR RI).

12.Santri Dhyaksa Inspiratif : Setia Untung Arimuladi (Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia 2020 — 2022,  santri kalong Pondok Pesantren Al-Islamiyyah Al-Ahyani Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat).

13.Santri Diplomat Inspiratif : Dr. KH Agus Maftuh Abegebriel (Dubes Arab Saudi 2016—2021)

14.Pesantren Salaf Inspiratif : PP. Asadiyah Pusat, Wajo – Sulawesi Selatan

15.Pesantren Modern Inspiratif : Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) , Cirebon – Jawa Barat

16.Pesantren Entrepreneur Inspiratif : PP. Darul Fallah, Bogor – Jawa Barat

17.Pesantren Takhasus Inspiratif :PP. Madrasatul Qur’an, Tebuireng Jombang – Jawa Timur

18.Pahlawan Santri :Guru Mansur, Pekojan Jakarta

19.Santri Mengabdi Sepanjang Hayat :KH. Zaini Munim, pendiri Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *