Sebelum terjadinya suatu peristiwa besar, ALLOH akan memunculkan terlebih dahulu suatu hal sebagai perantara untuk memasuki peristiwa itu. 

Sebelum kelahiran Nabi Isa yang wujud tanpa ayah, ALLOH memunculkan kisah Nabi Zakaria. Nabi yang dikarunia seorang putra pada saat berumur senja dan dari istri yang dulunya mandul. Nabi Zakaria dianugerahi seorang anak laki-laki bernama Yahya.

Kisah menakjubkan ini sebagai pengantar kisah yang terjadi setelahnya, yaitu Maryam seorang wanita suci yang tidak pernah tersentuh laki-laki melahirkan seorang anak laki-laki bernama Isa.

Dikisahkan bahwa saat Mi’roj, Rosululloh bertemu dengan Nabi Yahya dan Nabi Isa di langit kedua.

Yahya adalah nama yang diberikan langsung oleh ALLOH kepada putra Nabi Zakaria.

يا زكريا إنا نبشرك بغلام اسمه يحيى لم نجعل له من قبل سميا

Begitu pula Isa juga nama yang diberikan langsung oleh ALLOH kepada putra Maryam.

إذ قالت الملائكة يا مريم إن الله يبشرك بكلمة منه المسيح عيسى ابن مريم وجيها في الدنيا والآخرة ومن المقربين.

Diriwayatkan bahwa pada hari kiamat, maut (mati) diwujudkan dengan rupa seekor kambing. Nabi Yahya diberi tugas untuk menyembelih mati itu, sehingga tidak akan ada kematian setelah peristiwa itu.

Kata “Yahya” mempunyai makna hidup, sehingga sesuai dengan tugas menyembelih maut.

Kramatsari 3

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *