Misteri sampai saat ini: kenapa beliau fokus dakwahnya di indonesia?
Nasehat salah satu abdalsyam tentang beliau ketika ngasih titipan: akan datang suatu masa kita hanya bisa melihat habib umar dibalik kaca, maka dari itu ightanimu
Nasehat beliau ketika saya jumpa buat ngasih titipan kemarin: ikatlah ilmu dengan lailahaillah, baik ilmu agama atau lainnya jika tidak diikat dengannya maka sia-sia, adapun jika diikat dengannya baik ilmu agama atau bukan maka akan bermanfaat dunia dan akhirat.
Yang paling spesial dari habib umar: beliau itu gak pernah memberi ceramah, tapi dakwah beliau itu dengan tamparan, tapi tamparan dihati, seolah beliau tau isi hati kita. Spesialnya nasehat yang sama dari orang lain, jika diucapkan habib umar akan beda rasanya, beliau berbicara dengan ruh sedangkan lidah hanya perantara.
Kataku: jika qutubul ghaust zaman ini itu zahir, beliau adalah orang yang paling pantas diposisi itu.
Beliau seorang sufi agung, bisa dikatakan hampir disepakati kewaliannya. Apalagi di indonesia, para pecinta atau muhibbin dari ujung sumatra sampai ketimur Indonesia, lintas ormas, NU, alkhairat, majlis rasulullah, NW, daruddakwah wal irsyad, dayah, perti, muhammadiyah dll hampir semua mengagungkannya.
Nasehatku: ikutilah beliau selama beliau dan anda hidup didunia, tak perlu ragu mengikuti beliau sampai hari itu tiba. Siapa yang menyinggungnya, hati-hati dengan janji tuhan “man ada li waliyyan faqad azantuhu bil harb”.
Tahun ini nama Siidil Habib Umar Bin Hafidz berada di peringkat ke 8 diantara deretan 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Siidil Habib bukan raja atau presiden, gak punya gelar Doctor atau Bachelourius, beliau ‘Santri’ murni didikan para Habaib dan Masyayikh di Yaman. Beliau juga ‘hanya’ berasal dari Tarim, kota kecil nan tertinggal yang berada di Provinsi Hadhramaut Yaman. Namun itu semua tak menghalangi beliau untuk menjadi sosok hebat yang pengaruhnya dapat menyaingi pengaruh pemimpin-pemimpin kelas dunia seperti Erdogan dan Raja Salman -untuk tahun ini peringkat pertama ditempati oleh Presiden Turki Bapak Rojab Toyyib Erdogan disusul King Salman di posisi kedua-.
Pagi itu di Musholla Ahlul Kisa’ Tarim, sekitar sebulan yang lalu Siidil Habib membuat Majelis Haul memperingati hari wafat salah satu guru besar sekaligus mertuanya : Habib Muhammad Bin Abdullah Al-Haddar. Siidil Habib lalu mengisahkan sekelumit tentang masa lalunya. Aku seperti biasa serius menyimak, sambil sekali-dua kali mengusap air mata yang memang sering tak bisa dibendung ketika mendengar untaian kalam beliau..
” Waktu itu aku keluar dari Hadhramaut ditengah keadaan yang sangat genting ” Siidil Habib memulai ceritanya..
(Hadhramaut kala itu dikuasai oleh pemerintah Komunis, dan waktu itu di usia 18 tahun, Siidil Habib dipaksa untuk mengikuti wajib militer).
” di perjalanan, sama sekali tidak terlintas di benakku untuk bermukim di daerah manapun di Yaman, tujuanku waktu itu adalah Mekkah-Madinah. Sama sekali tidak terlintas di hati dimana aku akan menuntut ilmu dan dimana aku akan menghabiskan masa mudaku. tapi para sahabat dan keluargaku banyak yang menyarankan untuk sowan kepada Habib Muhammad Al-Haddar di Kota Baidho’. Waktu itu Habib Muhammad menyambutku dan benar-benar memberikanku perhatian lebih. ditengah kesibukan beliau yang sangat padat beliau bahkan mengajakku ke kantor pribadinya. Disana beliau menanyakan tentang kabar Tarim dan para Habaib yang masih hidup disana, tentang ayahku dan apakah ada kabar dimana ia berada (ayah Siidil Habib diculik oleh pemerintah Komunis saat Sidil Habib berusia 9 tahun). Aku lalu mengungkapkan keinginanku untuk berziarah ke Madinah tapi beliau malah memintaku untuk tinggal di Baidho’, “insyaallah engkau akan berziarah ke Rasulullah Saw dilain hari” kata beliau, dan akhirnya sejak saat itu, aku tinggal di Baidho’ dan belajar kepada beliau selama 10 tahun.. ”
Jujur aku tak bisa menahan tangis ketika beliau bercerita di pagi itu, apalagi ketika itu beliau juga tampak menahan air mata. aku sejenak berfikir : dibalik semua kemuliaan yang beliau raih saat ini, ternyata beliau pernah melewati hari-hari dimana ia tak tahu kemana harus melangkah. Tapi itulah kekuatan ‘Inayah dan perhatian Allah, ia yang sudah sangat dekat dan dicintai-Nya, siapakah yang akan bisa menahan dan menghalangi langkahnya ? La maa’nia limaa ‘A’Thoita wa laa Mu’thiya lima mana’ta..
و اذا العناية لاحظتك عيونها * نم فالمخاوف كلها آمان
” Ketika engkau mendapat ‘pandangan’ perhatian dari Allah, maka tidurlah.. Karena semua yang engkau takutkan akan menjadi aman.. “
Siidil Habib adalah Sosok agung yang sulit dijelaskan dengan tulisan apapun, beliau adalah manusia pilihan yang nyaris tak memiliki waktu untuk dirinya sendiri, setiap detik yang beliau punya beliau gunakan untuk ilmu, ibadah, dakwah dan berbagi kebaikan untuk sesama.
Tentunya satu-dua tulisan tak akan cukup untuk menceritakan pengalaman dan kenangan indah 6 tahun lebih bersama beliau..
لله قوم اذا حلت بمنزلة * حل السرور و سار الجود إذ ساروا
يحيا بهم كل أرض ينزلون بها * كأنهم لبقاع الأرض امطار
” Allah telah memilih orang-orang pilihan, yang jika mereka singgah disuatu tempat akan hinggap pula kedamaian dan kebahagian.. Setiap tamah yang mereka pijak akan menjadi ‘hidup’.. Mereka bagaikan air hujan bagi tanah-tanah yang gersang.. ”

No responses yet