Categories:

Oleh : Noor Rizky Fadia Alatas, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka

Dalam agama islam terdapat aturan tentang makanan ataupun minuman, dalam hal ini islam memiliki tiga prinsip yaitu halal, tayyib, dan la` tusrifu yang artinya makanan halal, baik, dan tidak berlebihan. Selain hal hal tersebut terdapat juga adab dalam mengkonsumsi makanan. Adab makan adalah konsep yang mencakup ajaran serta petunjuk yang ditemukan pada hadist hadist Nabi Muhammad SAW. Dalam hadist hadist tersebut terdapat ajaran  dan petunjuk dari Rasullulah tentang bagaimana cara makan, bagaimana bersyukur pada makanan, bagaimana cara menghormati makanan. Apa saja adab dalam makan dan minum dalam islam? 

Artinya : “Jangan kalian minum dengan berdiri! Apabila kalian lupa maka hendaknya ia muntahkan!

Sesungguhnya beliau melarang minum sambil berdiri”. Qotadah berkata “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab “itu lebih buruk lagi”. (Hr. Imam Muslim & Turmudzi)

Pada hadist di atas terdapat larangan untuk makan dan minum sambil berdiri, hal ini juga dapat dikaji dalam bidang kedokteran yang terdapat hasil studi bahwa minum dengan keadaan berdiri menyebabkan air mengalir dan berjatuhan dengan keras ke dasar lambung yang mengakibatkan kendornya lambung serta gangguan pencernaan. Terdapat juga studi yang menghasilkan informasi bahwa ketika minum air dengan keadaan berdiri, air tidak dapat disaring dengan baik oleh sfringer jika hal ini terjadi terus menerus maka dapat menimbulkan penyakit kristal ganjil. Ada juga ayat dalam Al-Quran yang membicarakan tentang adab makan dan minum yaitu pada surah al-A`raf :

Artinya :

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-Araf 7:31)

 Pada ayat tersebut terlutis bahwa Allah SWT tidak suka orang orang yang berlebihan, namun makan dan minum berlebihan juga dapat dikaji dalam bidang kedokteran. Terdapat efek buruk pada kesehatan ketika seseorang makan dan minum berlebihan, diantarannya : tukak lambung atau luka pada lambung, gastrisis atau peradangan pada dinding lambung, dan obesitas. Selain makan dan minum tidak berdiri serta berlebihan, terdapat juga hadist untuk membaca bismillah sebelum makan dan makan menggunakan tangan kanan.

Artinya :

“Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “BISMILLAH”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022) Referensi :

Departemen Agama RI., Alquran dan Terjemahnya. Jakarta: CV. Darus Sunnah, 2002

Sohrah, S. (2016). Etika Makan dan Minum dalam Pandangan Syariah. Al Daulah : Jurnal

                Hukum             Pidana             Dan             Ketatanegaraan,             5(1),            21–41.

https://doi.org/10.24252/ad.v5i1.1439

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *