Diriwayatkan oleh istri beliau Sayyidah Maimunah binti Al-Harist:

وضعت للنبي صلى الله عليه وسلم غسلا.

Sayyidah Maimunah binti Al-Harist istri Rosululloh menyiapkan air untuk mandi suaminya. Ini adalah bentuk khidmat istri kepada suami.

فاغتسل من الجنابة فكفأ الإناء بشماله على يمينه.

Rosululloh mandi jinabat, dimulai dengan menuangkan air dari wadah dengan tangan kiri, air itu dituangkan ke tangan kanan.

فغسل كفيه.

Air yang dituangkan itu kemudian digunakan untuk membersihkan kedua telapak tangan beliau.

ثم أفاض على فرجه فغسله.

Kemudian beliau menuangkan air, kemudian air itu digunakan untuk mencuci kemaluannya.

Syaikhona Abdur Rouf Maimoen berkata: “Beginilah urutan cara mandi Rosululloh, tidak seperti yang viral di beberapa tulisan yang mengatakan bahwa mandi Rosululloh dimulai dari membasuh kaki, kemudian naik ke bagian tubuh yang lebih atas, dan berakhir dengan membasuh kepala”. 

Kemudian menggosokkan tangan beliau ke tanah atau tembok.

ثم قال بيده على الحائط أو على الأرض فدلكها.

Kemudian berkumur-kumur, menghirup air dengan hidung, membasuh muka, membasuh kedua tangan sampai siku. 

ثم مضمض واستنشق وغسل وجهه وذراعيه.

Kemudian menyiram kepalanya tiga kali.

وأفاض على رأسه ثلاثا.

Syaikhona Abdur Rouf Maimoen mengomentari bahwa sebelum menyiramkan air ke kepala, Rosululloh memasukkan jari-jarinya ke dalam air, kemudian menyela dasar-dasar rambutnya dengan jari-jari yang basah tadi. Kemudian menyiram kepala dengan air tiga kali.

Kemudian membasuh seluruh tubuhnya. 

ثم أفاض على سائر جسده بالماء.

Kemudian bergeser tempat, kemudian membasuh kakinya.

ثم تنحى ثم غسل رجليه.

Kitab Al-Arba’in Lil Ajury.https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1907147402771983&id=100004302244939

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *